Persija Dihadang Tantangan Berlipat, Alaeddine: Tiap Laga Bak Final!
Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengungkapkan bahwa setiap tim lawan selalu menunjukkan motivasi berlipat ganda saat berhadapan dengan Macan Kemayoran, menjadikan setiap pertandingan terasa seperti partai final. Pernyataan tersebut disampaikannya usai laga BRI Super League 2025/2026 kontra PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat, di mana Persija berhasil meraih kemenangan tipis 2-1. Dalam pertandingan tersebut, Alaeddine turut menyumbangkan satu gol, yang juga menjadi gol perdananya bagi tim Ibu Kota.
Dalam konferensi pers pasca-laga, Alaeddine menjelaskan bahwa kesadaran para lawan akan menghadapi Persija membuat mereka selalu mengerahkan lebih dari 100 persen kemampuan. Oleh karena itu, bagi Persija, setiap laga adalah final yang harus dimenangkan. Situasi ini, menurutnya, menuntut seluruh punggawa Persija untuk bekerja ekstra keras dan mengerahkan segalanya demi meraih hasil positif di setiap pertandingan.
Alaeddine juga tidak menyembunyikan rasa bahagianya bisa berkontribusi pada kemenangan penting tersebut. Ia menambahkan bahwa tim kini harus segera mengalihkan fokus pada proses pemulihan, mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat. Ia menegaskan pentingnya waktu istirahat dan persiapan matang untuk pertandingan selanjutnya.
Di luar lapangan hijau, Alaeddine juga berbagi pengalamannya menjalani ibadah puasa Ramadan di Indonesia. Sebagai seorang Muslim, ia mengaku tidak menemui kendala berarti dalam menjaga performa fisiknya, meskipun harus bertanding dalam kondisi berpuasa. Pemain asal Maroko ini menjelaskan bahwa bermain saat Ramadan bukanlah hal baru baginya, mengingat ia telah terbiasa menjalani pertandingan dalam kondisi berpuasa di masa lalu. Ia bahkan meyakini bahwa di bulan suci ini, kekuatan tambahan justru diberikan oleh Allah. Pemain tersebut juga mengungkapkan rasa nyaman dan bahagianya bisa menjalani Ramadan di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Kemenangan 2-1 Persija atas PSM Makassar menandai momen penting bagi Alaeddine Ajaraie, yang mencetak gol perdananya sekaligus menegaskan pandangannya bahwa setiap laga kontra Macan Kemayoran adalah final bagi lawan. Ia menekankan bahwa ini menuntut kerja keras ekstra dari timnya untuk menjaga performa di tengah jadwal padat. Secara pribadi, Alaeddine juga merasa nyaman dan tidak terganggu menjalani ibadah puasa Ramadan, bahkan merasa mendapat kekuatan lebih dari keyakinannya di Indonesia. Pandangan ini tidak hanya mencerminkan tantangan mental dan fisik yang dihadapi Persija sebagai tim besar, tetapi juga menunjukkan adaptasi pemain asing terhadap budaya dan spiritualitas lokal. Bagi masyarakat, khususnya penggemar sepak bola, ini memperkuat narasi tentang intensitas Liga 1, ekspektasi tinggi terhadap Persija, dan sisi humanis para atlet yang tetap menjalankan kewajiban ibadah di tengah tuntutan profesionalisme, memberikan inspirasi dan kedekatan emosional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.