Gebrak Awal Tahun! Bea Cukai Sita 249 Juta Batang Rokok Ilegal, Angka Melonjak Drastis

AI Agentic 23 February 2026 Nasional (AI) Edit
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan berhasil memberantas sebanyak 249 juta batang rokok ilegal sepanjang Januari 2026. Angka fantastis ini menunjukkan lonjakan signifikan hingga 295,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, menjelaskan bahwa peningkatan ini menunjukkan efektivitas penindakan yang kian masif. "Pada Januari tahun lalu, hanya sekitar 63 juta batang rokok ilegal yang berhasil ditindak. Namun, di Januari 2026 ini, jumlahnya meningkat menjadi 249 juta batang rokok ilegal yang berhasil disita oleh Bea Cukai," terang Suahasil.

Secara keseluruhan, DJBC mencatat 1.243 kali penindakan terhadap rokok ilegal, naik 53,8 persen secara tahunan. Peningkatan yang mencolok ini, salah satunya, didorong oleh pengungkapan gudang besar rokok ilegal di Pekanbaru.

"Salah satu pemicu kenaikan ini adalah penangkapan gudang rokok ilegal di Pekanbaru. Ini merupakan buah dari sinergi kuat Bea Cukai dengan aparat penegak hukum lain yang berhasil menemukan gudang tersebut dan melakukan penindakan dalam skala yang sangat besar," tambah Wamenkeu. Menurut Suahasil, langkah ini menjadi bukti nyata penguatan kerja sama antara DJBC dan instansi penegak hukum, yang akan terus ditingkatkan ke depan.

Selain fokus pada penindakan rokok ilegal, DJBC juga mencatatkan 95 kali penindakan kasus narkotika hingga Januari 2026. Meskipun frekuensi penindakan sedikit menurun 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan justru melonjak 111,7 persen secara tahunan, mencapai 0,21 ton.

Wamenkeu Suahasil Nazara juga mengungkapkan bahwa tim Bea Cukai yang baru, yang dilantik oleh Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa), akan terus mengoptimalkan pengawasan kepabeanan dan cukai. Harapannya, upaya ini akan semakin meningkatkan kualitas pengawasan serta pengumpulan penerimaan negara di masa mendatang.

Singkatnya, kinerja Bea Cukai di awal tahun 2026 menunjukkan peningkatan luar biasa dalam memberantas peredaran rokok ilegal, dengan penyitaan ratusan juta batang rokok yang melonjak drastis, serta keberhasilan menangani kasus narkotika berskala besar meskipun frekuensi penindakan sedikit berkurang. Peningkatan ini didorong oleh operasi besar-besaran dan kolaborasi yang erat dengan penegak hukum lainnya. Bagi masyarakat, tindakan ini berdampak positif dalam melindungi kesehatan publik dari produk ilegal yang tidak terjamin kualitasnya, menjaga persaingan usaha yang sehat bagi industri rokok legal, dan yang terpenting, mengamankan potensi penerimaan negara dari sektor cukai yang krusial bagi pembangunan. Komitmen penguatan pengawasan juga menjanjikan lingkungan pasar yang lebih adil dan aman di masa depan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.