Duel Abadi Jilid 2 Pecah! Mayweather dan Pacquiao Siap Guncang Ring Tinju Lagi
Pertarungan ulang yang sangat dinantikan antara dua ikon tinju dunia, Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao, secara resmi akan tersaji di atas ring pada 19 September 2026. Laga bersejarah ini dijadwalkan berlangsung di Sphere, Las Vegas, dengan layanan streaming global Netflix bertindak sebagai penyiar resmi.
Floyd Mayweather, yang dikenal dengan julukan "Money", menyatakan keyakinannya bahwa hasil pertarungan kali ini akan sama dengan duel pertama mereka, di mana ia kembali keluar sebagai pemenang. Pernyataan ini disampaikannya dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh pihak penyedia layanan streaming tersebut. Mayweather, yang akan berusia 49 tahun saat laga ini digelar, sebelumnya telah mengumumkan rencana kembali ke dunia tinju profesional setelah sempat menjalani pertandingan ekshibisi melawan Mike Tyson pada 25 April mendatang.
Petinju asal Amerika Serikat ini merupakan legenda yang tak terkalahkan dalam karier profesionalnya, dengan rekor sempurna 50 kemenangan, termasuk 27 di antaranya melalui knockout (KO). Ia adalah mantan juara dunia di lima kelas berbeda. Pertarungan melawan Pacquiao ini akan menjadi laga non-ekshibisi pertamanya sejak mengalahkan megabintang Ultimate Fighting Championship (UFC) Conor McGregor di ronde ke-10 pada Agustus 2017 di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Di sisi lain, Manny Pacquiao, petinju legendaris asal Filipina, siap menghadapi lawan yang pernah mengalahkannya pada tahun 2015 melalui keputusan bulat. Pertarungan pertama mereka kala itu disebut-sebut sebagai yang paling menguntungkan dalam sejarah tinju, menghasilkan pendapatan lebih dari 600 juta dolar AS, meskipun banyak yang menganggapnya kurang seru.
Sebelum berkesempatan membalas kekalahan dari Mayweather, Pacquiao dijadwalkan bertarung dalam laga ekshibisi melawan Ruslan Provodnikov pada 18 April di Thomas & Mack Center, Las Vegas. Mantan juara dunia delapan kelas berbeda ini akan kembali ke ring dengan membawa rekor 62 kemenangan (39 KO), 8 kekalahan, dan 2 hasil imbang.
Manny Pacquiao mengenang pertarungan pertama mereka sebagai yang terbesar dalam sejarah tinju. Kini, ia yakin penggemar sudah cukup lama menunggu untuk pertarungan ulang yang akan lebih dahsyat lagi, apalagi dengan siaran langsung secara global di platform streaming. Ia menegaskan ambisinya untuk menjadi petinju pertama yang memberikan kekalahan profesional kepada Floyd Mayweather dan mendedikasikan kemenangan tersebut untuk rakyat Filipina di seluruh dunia, demi membawa kejayaan bagi negaranya.
Pengumuman pertarungan ulang Mayweather vs Pacquiao pada 19 September 2026 ini segera menjadi sorotan utama di jagat olahraga. Duel ini tidak hanya menjanjikan tontonan epik dua legenda tinju di Las Vegas yang akan disiarkan global oleh Netflix, tetapi juga menghadirkan narasi balas dendam dari Pacquiao dan upaya Mayweather untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya. Bagi masyarakat dan penggemar tinju, laga ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan kembali "Pertarungan Abad Ini" yang diharap dapat lebih memenuhi ekspektasi, sekaligus berpotensi memicu gelombang minat baru terhadap olahraga tinju, baik dari penonton setia maupun generasi baru yang ingin menyaksikan langsung sejarah tercipta.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.