Kesempatan Emas! Human Initiative Buka Program 'Qurban Early Bird' dengan Harga Spesial, Sasar Wilayah Terpencil hingga Krisis Dunia
Lembaga kemanusiaan Human Initiative secara resmi meluncurkan program "Qurban Early Bird" tahun ini, menawarkan kesempatan bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban lebih awal dengan harga spesial. Inisiatif ini digagas untuk memperluas cakupan manfaat kurban, tak hanya bagi warga kurang mampu di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara yang menghadapi kelangkaan pangan, konflik, dan bencana. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi keterbatasan akses protein hewani, terutama di wilayah-wilayah yang paling rentan, sekaligus memudahkan masyarakat dalam beribadah dengan perencanaan yang lebih matang.
M. Rijalul Afif, Leader Squad Qurban Human Initiative, menjelaskan bahwa program "Qurban Early Bird" hadir agar calon pekurban dapat mempersiapkan ibadahnya dengan perencanaan yang lebih matang. Dengan demikian, manfaat kurban diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri.
Peluncuran program ini bertepatan dengan masih terbatasnya akses pangan bergizi di banyak wilayah dunia. Data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) periode 2021–2023 mengungkapkan bahwa banyak keluarga, khususnya di kawasan berpendapatan rendah, belum mampu mengonsumsi protein hewani secara rutin. Rijalul menambahkan, program ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban sekaligus berkontribusi dalam mengatasi isu pangan global.
Afif juga menyoroti bahwa di sejumlah wilayah, konsumsi daging per kapita hanya berkisar satu digit kilogram per tahun. Fakta ini menunjukkan bahwa daging masih menjadi kebutuhan mewah bagi sebagian besar masyarakat, terutama mereka yang hidup di daerah terpencil, rawan konflik, atau terdampak bencana. Oleh karena itu, momentum Idul Adha dipandang sebagai peluang penting untuk mendistribusikan protein hewani secara lebih merata melalui daging kurban.
Melalui skema "Qurban Early Bird", masyarakat diberikan kesempatan untuk mengamankan hewan kurban lebih cepat. Selain itu, langkah ini juga membantu Human Initiative dalam mengelola proses pengadaan dan distribusi secara lebih teratur dan efisien.
Program ini secara spesifik menawarkan skema 1/7 sapi dengan harga khusus, yakni Rp1.447.000. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan harga normal yang mencapai sekitar Rp1.900.000. Rijalul memastikan bahwa skema tersebut tetap memenuhi ketentuan syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Dengan begitu, masyarakat memiliki pilihan berkurban yang lebih hemat tanpa mengurangi nilai ibadah.
Human Initiative akan memfokuskan distribusi daging kurban ke wilayah-wilayah sulit dijangkau di Indonesia, termasuk daerah pelosok dan kawasan Indonesia Timur. Selain itu, penyaluran juga akan menjangkau masyarakat di beberapa negara di Afrika serta wilayah lain yang sedang menghadapi konflik, bencana, dan krisis kemanusiaan. Rijalul menegaskan bahwa penyaluran yang terarah ini vital untuk memastikan manfaat kurban benar-benar diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan.
Setiap tahapan pelaksanaan kurban, mulai dari pemilihan hewan yang sesuai syariat, proses penyembelihan, hingga pendistribusian, dikelola dengan perencanaan yang matang, transparan, dan bertanggung jawab. Rijalul mengajak masyarakat untuk melihat kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebagai bagian dari solusi sosial dalam memperluas akses pangan. Ia menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci agar dampak kebaikan dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Rijalul berharap partisipasi masyarakat semakin luas, sehingga ibadah kurban dapat ditunaikan dengan lebih mudah dan memberikan dampak sosial yang lebih besar. Informasi lebih lanjut mengenai program ini bisa diakses melalui laman solusipeduli.org/earlybirdqurban.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.