Pererat Sinergi Informasi, Wahdah Islamiyah Kunjungi Redaksi Pikiran Rakyat Bandung
Bandung – Pengurus Wahdah Islamiyah melakukan kunjungan silaturahmi ke redaksi Harian Pikiran Rakyat di Jalan Asia Afrika No. 75–77, Braga, Sumur Bandung, Jawa Barat. Kunjungan yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang publikasi dan informasi.
Rombongan Wahdah Islamiyah diwakili oleh Humas DPP Wahdah Islamiyah Anwar Aras dan Bambang Teriawan dari DPW Wahdah Islamiyah Jawa Barat yang membidangi kaderisasi. Mereka diterima oleh Sekretaris Redaksi Pikiran Rakyat Hasyiah, bersama Farvan Gifari dari bagian Marketing dan Front Office (FO). Dalam pertemuan tersebut, Anwar Aras memaparkan profil Wahdah Islamiyah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang telah memiliki 37 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan 266 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh Indonesia, termasuk 18 DPD di Jawa Barat. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Muktamar V Wahdah Islamiyah pada pertengahan tahun 2026 dan mengajak Pikiran Rakyat menjalin kerja sama dalam publikasi kegiatan serta pembahasan mekanisme pemberitaan. Sementara itu, Bambang Teriawan menjelaskan berbagai program dakwah dan pendidikan di Jawa Barat, termasuk pembelajaran baca Al-Qur’an bagi orang dewasa yang dikenal dengan nama Dirosa, yang didukung oleh sekitar 230 pengurus sekaligus dai.
Pikiran Rakyat sendiri, yang berdiri sejak 1966, merupakan salah satu media tertua di Jawa Barat yang kini tetap eksis dengan mengembangkan berbagai platform digital. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya sinergi antara Wahdah Islamiyah dan Pikiran Rakyat dalam menyebarkan informasi yang edukatif, sejuk, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
Muhammad Ichsan Laidi
. Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.