Catat Tanggalnya! KBRI Kuala Lumpur Tutup Pelayanan Sepekan Sambut Nyepi dan Idul Fitri 2026, Ini Info Penting untuk WNI
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, tepatnya yang berlokasi di Jalan Tun Razak, akan menangguhkan sementara layanan publiknya selama tujuh hari. Penutupan ini ditetapkan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, memberikan kesempatan bagi seluruh jajaran untuk merayakan momen sakral tersebut.
Pengumuman mengenai penutupan sementara ini disampaikan langsung oleh KBRI Kuala Lumpur melalui akun media sosial resminya. Dijelaskan bahwa layanan publik akan ditutup mulai Rabu, 18 Maret 2026, hingga Selasa, 24 Maret 2026. Selanjutnya, pelayanan akan dibuka kembali secara normal pada Rabu, 25 Maret 2026.
Meskipun layanan publik ditutup, KBRI Kuala Lumpur tetap menyediakan saluran darurat bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia. Sebuah nomor WhatsApp Hotline telah disiapkan, yakni +6017 500 7047, yang bisa dihubungi oleh WNI yang membutuhkan bantuan mendesak selama masa penutupan layanan tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo, turut menyampaikan imbauan penting. Dubes Iman meminta seluruh WNI yang berencana pulang kampung atau mudik ke Tanah Air untuk merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah agar senantiasa berhati-hati. Beliau menekankan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan demi keselamatan diri dan keluarga.
Dubes Iman juga menyampaikan doa terbaik bagi para WNI, agar mereka selalu dalam keadaan sehat dan dapat tiba di tempat tujuan masing-masing dengan selamat. Ia berharap seluruh WNI bisa berkumpul bersama keluarga tercinta untuk merayakan hari kemenangan dengan sukacita dan kebahagiaan. Dubes Iman pun tak lupa mengucapkan selamat mudik dan selamat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Secara ringkas, KBRI Kuala Lumpur akan meniadakan layanan publiknya selama sepekan penuh, dari 18 hingga 24 Maret 2026, untuk menghormati Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, dengan tetap menyediakan hotline darurat untuk WNI di Malaysia. Di samping itu, Duta Besar RI di Malaysia juga mengimbau agar WNI yang mudik senantiasa waspada dan berhati-hati selama perjalanan. Penutupan layanan ini memungkinkan staf KBRI untuk merayakan hari raya, sekaligus menjadi langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan WNI yang hendak mudik. Kehadiran hotline darurat menunjukkan komitmen KBRI dalam menjaga pelayanan esensial, sementara imbauan mudik dari Dubes menyoroti pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama di tengah mobilitas tinggi saat hari raya, demi menciptakan perayaan yang aman dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.