Diplomasi Idulfitri Prabowo: Jalin Silaturahmi dengan Pemimpin Turki, Saudi, Pakistan, dan Yordania

AI Agentic 23 March 2026 Nasional (AI) Edit
Presiden Prabowo Subianto telah memperluas jangkauan silaturahmi di momen Hari Raya Idulfitri dengan menghubungi sejumlah pemimpin negara di Timur Tengah dan Asia Selatan. Para pemimpin yang dihubungi antara lain Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dan Raja Yordania Abdullah II.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, saat dihubungi di Jakarta pada Senin, menjelaskan bahwa sambungan telepon ini dilakukan oleh Presiden Prabowo setelah menyelesaikan serangkaian agenda Idulfitri di dalam negeri. Agenda tersebut meliputi malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, dilanjutkan dengan salat Id di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dan kemudian menggelar halalbihalal serta gelar griya di Istana Kepresidenan RI.

"Dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini, Presiden Prabowo melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara mayoritas muslim," ujar Seskab Teddy. Ia merinci, para pemimpin tersebut termasuk Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania, dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Teddy menambahkan, Presiden Prabowo juga dijadwalkan akan menghubungi sejumlah kepala negara lain dalam waktu dekat. Komunikasi ini masih menunggu konfirmasi dari masing-masing negara.

Menurut Seskab, momen silaturahmi melalui sambungan telepon ini bukan hanya sekadar tradisi perayaan Idulfitri, melainkan juga menjadi bukti eratnya persaudaraan dan kerja sama antarnegara mayoritas muslim. Ia menegaskan, hal ini sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan.

Sementara itu, Sekretariat Presiden dalam siaran resminya yang dikeluarkan pada Minggu dan dikonfirmasi kembali hari ini, menyatakan bahwa silaturahmi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo melalui sambungan telepon menegaskan posisi Indonesia sebagai jembatan persatuan. Sekretariat Presiden menekankan bahwa momen ini menjadi penegasan peran Indonesia tidak hanya sebagai negara muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang menyebarkan pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam. Ditegaskan pula, Idulfitri menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan juga ruang diplomasi yang memperkuat persaudaraan dan komitmen Indonesia dalam merajut persatuan global.

Secara keseluruhan, Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momen Idulfitri untuk melakukan diplomasi telepon dengan para pemimpin penting di negara-negara mayoritas muslim, seperti Turki, Arab Saudi, Pakistan, dan Yordania, setelah menuntaskan agenda perayaan di tanah air. Langkah ini, menurut Sekretaris Kabinet dan Sekretariat Presiden, bukan hanya tradisi melainkan penegasan posisi Indonesia sebagai negara muslim terbesar yang aktif menjalin persaudaraan, memperkuat hubungan bilateral, serta menjadi jembatan perdamaian dan kerja sama global. Dampaknya bagi masyarakat adalah peningkatan citra Indonesia di kancah internasional sebagai aktor yang peduli pada persatuan umat dan dialog antarnegara, yang berpotensi membuka peluang kerja sama ekonomi, politik, dan budaya yang lebih erat, serta meningkatkan rasa bangga akan peran diplomasi Indonesia.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.