Jakarta Pertamina Enduro (JPE) harus menelan pil pahit setelah tumbang di tangan Bandung bjb Tandamata dalam laga sengit Proliga 2026. Pertandingan yang berlangsung Kamis (22/1) di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, itu berakhir dengan skor 2-3 (25-16, 22-25, 25-22, 18-25, 8-15). Pelatih JPE, Bullent Kaslioglu, tak menampik bahwa inkonsistensi performa menjadi alasan utama timnya gagal meraih kemenangan. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme permainan sejak awal hingga akhir, baik dalam servis maupun blok. "Kami seharusnya bermain kontinu. Jika servis dan blok bagus dari awal, seharusnya saat akhir juga bagus," ujar Kaslioglu. Pelatih asal Turki itu pun menegaskan akan segera melakukan evaluasi demi mengamankan kemenangan di pertandingan selanjutnya untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara Proliga.
Pertarungan antara JPE yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Bandung bjb Tandamata berjalan ketat sejak set pertama. JPE sempat unggul dengan merebut set pertama (25-16), namun Bandung bjb Tandamata berhasil membalas di set kedua (25-22) berkat peningkatan kualitas pertahanan dan serangan. JPE kembali memimpin di set ketiga (25-22), membuat mereka selangkah lagi menuju kemenangan. Namun, Bandung bjb Tandamata menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa. Didukung suporter tuan rumah, mereka bangkit memenangi set keempat (25-18) dan kemudian mengunci kemenangan dramatis di set penentu (15-8). Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini, terutama mengingat kondisi sebagian pemainnya yang kurang fit. Ia sempat meragukan kemampuan timnya untuk bermain optimal dalam kondisi tersebut.
Kekalahan ini tentu menjadi ganjalan serius bagi ambisi JPE untuk mempertahankan mahkota Proliga. Inkonsistensi yang disoroti pelatih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan agar tidak kembali terulang di laga-laga krusial selanjutnya. Di sisi lain, kemenangan Bandung bjb Tandamata merupakan bukti ketangguhan mental dan semangat juang yang tinggi, terutama mengingat tantangan kondisi fisik pemain yang tidak prima. Hasil ini tak hanya memberikan poin penting, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim tuan rumah untuk terus bersaing di kompetisi tertinggi bola voli nasional, sekaligus memberikan sinyal bahwa mereka adalah tim yang patut diwaspadai di sisa musim Proliga 2026.
Sumber:
Baca Selengkapnya