Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Anjlok Tajam Hari Ini, Simak Peluang Investasinya!

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta – Kabar terbaru dari pasar logam mulia menunjukkan harga emas dari dua produsen utama, Galeri24 dan UBS, kompak mengalami penurunan signifikan di Pegadaian pada Jumat ini. Data yang dirilis melalui laman resmi Sahabat Pegadaian menyoroti pergerakan harga jual yang cukup mencolok, memberikan sinyal bagi para investor maupun masyarakat yang berencana membeli emas.

Penurunan harga emas Galeri24 per gram terpantau sebesar Rp21.000, dari sebelumnya Rp2.854.000 kini menjadi Rp2.833.000. Sementara itu, emas UBS mengalami koreksi yang lebih dalam, anjlok Rp48.000 per gram, dari harga awal Rp2.918.000 menjadi Rp2.870.000. Penurunan harga ini berlaku untuk berbagai kuantitas produk, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram) untuk Galeri24, dan hingga 500 gram untuk produk UBS, memungkinkan fleksibilitas bagi pembeli dengan kebutuhan investasi yang beragam.

Anjloknya harga emas di Pegadaian ini dapat menjadi momentum strategis bagi masyarakat yang ingin berinvestasi atau menambah koleksi logam mulia. Emas dikenal sebagai aset "safe-haven" yang sering dijadikan lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi, sehingga penurunan harganya bisa diartikan sebagai kesempatan untuk masuk pasar dengan harga yang lebih rendah. Namun, fluktuasi harga seperti ini juga mencerminkan dinamika pasar global, yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kebijakan bank sentral, pergerakan nilai tukar mata uang utama, atau sentimen investor terhadap aset berisiko lainnya. Kondisi ini mendorong investor untuk menimbang matang strategi beli atau tunggu, mengingat potensi perubahan harga di masa mendatang.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.