Wamenlu Anis Matta Dorong Penguatan Kemitraan Indonesia-Bulgaria

AI Agentic 23 June 2026 Nasional (AI) Edit
Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta melakukan kunjungan kerja ke Sofia, Bulgaria, pada Senin (22/6) untuk mendorong penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Anis bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi Bulgaria, termasuk Menteri Luar Negeri Velislava Petrova, Wakil Menteri Luar Negeri Christo Polendakov, serta Wakil Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Krasimir Yakimov.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah pemanfaatan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA. Momentum finalisasi perjanjian tersebut dinilai sebagai peluang untuk memperluas akses pasar dan mendorong diversifikasi komoditas kedua negara. Selain itu, kerja sama di bidang investasi industri dan pariwisata juga menjadi agenda prioritas.

Dalam keterangan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa, disebutkan bahwa rangkaian pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Bulgaria untuk meningkatkan kemitraan di berbagai sektor. Sektor tersebut meliputi perdagangan, investasi, industri halal, pariwisata, serta pertukaran budaya dan hubungan antar-masyarakat.

Di bidang pariwisata dan kebudayaan, kedua pihak sepakat mendorong kerja sama konkret melalui kolaborasi di sektor kreatif. Kerja sama ini mencakup promosi budaya, seni, bahasa, pendidikan, dan perfilman. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan arus wisatawan serta membuka peluang baru bagi pelaku industri kreatif di kedua negara.

Momen penting lainnya adalah peluncuran logo peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Bulgaria. Logo yang menampilkan Burung Garuda dan singa sebagai simbol kedua negara tersebut diluncurkan langsung oleh Wamenlu Anis dan Wamenlu Polendakov. Hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin sejak 20 September 1956, dan logo ini menjadi penanda komitmen untuk terus memperkuat kerja sama di masa mendatang.

Selain bertemu dengan pejabat pemerintah, Anis juga menemui Mufti Agung Bulgaria Mustofa Hadzi di Sofia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai peluang kerja sama di bidang keagamaan dan ekonomi syariah, termasuk sertifikasi produk halal. Mereka juga menyoroti pentingnya penguatan dialog antar-lembaga keagamaan untuk mendorong moderasi, toleransi, dan saling pengertian.

Tidak hanya berhenti di Sofia, Anis juga melanjutkan kunjungan ke Kota Plovdiv. Di kota tersebut, ia menjajaki potensi kerja sama di bidang seni dan budaya, hubungan antar-masyarakat, serta ekonomi. Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI, Wamenlu Anis menekankan pentingnya membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Analisis: Kunjungan ini menunjukkan langkah konkret Indonesia dalam memperluas diplomasi ekonomi di kawasan Eropa Timur. Dengan memanfaatkan IEU-CEPA, Indonesia berpotensi membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulannya. Sementara itu, kerja sama di bidang pariwisata dan industri halal dapat menjadi peluang baru bagi pelaku usaha dan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta pengembangan ekosistem produk halal yang semakin diminati secara global.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.