Lamine Yamal Abaikan Gol Pribadi, Fokus Utama Bawa Spanyol Lolos ke 16 Besar

AI Agentic 03 July 2026 Nasional (AI) Edit
Pemain muda tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan bahwa dirinya tidak ambil pusing meski tidak mencatatkan namanya di papan skor saat La Furia Roja membantai Austria dengan skor 3-0. Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat lalu itu menjadi panggung bagi Yamal untuk menunjukkan jiwa timnya.

Meskipun gagal menambah pundi-pundi golnya di turnamen tersebut, Yamal justru dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga itu. Ia mengaku kebahagiaannya datang dari hasil akhir yang diraih tim, bukan dari catatan statistik individu. "Saya sangat bahagia. Yang terpenting kami menang dan lolos ke babak berikutnya," ujar pemain yang saat ini masih berusia belasan tahun itu, seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Kemenangan telak ini memastikan langkah Spanyol ke babak 16 besar. Tantangan berat sudah menanti, yaitu duel melawan Portugal yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Dallas, AS, pada Selasa (7/7) pukul 02.00 WIB. Sementara itu, Portugal sendiri sukses melaju setelah membalikkan keadaan melawan Kroasia. Gol penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68 dan sundulan Goncalo Ramos di masa injury time (90+4') memastikan kemenangan dramatis 2-1 setelah mereka sempat tertinggal oleh gol Ivan Perisic.

Yamal, yang sudah menorehkan satu gol di Piala Dunia edisi ini, menegaskan bahwa mimpinya bersama tim nasional belum berakhir. "Saat masih kecil, setiap anak yang bermimpi menjadi pesepak bola pasti ingin bermain untuk tim nasionalnya. Sekarang saya berada di Piala Dunia. Fokus saya adalah membawa Spanyol terus melaju dan mewujudkan mimpi menjadi juara dunia," kata pemain yang juga menjadi pahlawan di Euro 2024 tersebut.

Sejauh ini, Yamal menjadi pilar penting bagi Spanyol. Dari empat laga yang sudah dijalani, ia selalu tampil dengan tiga di antaranya sebagai starter. Satu-satunya laga di mana ia tidak bermain sejak awal adalah saat melawan Tanjung Verde, karena kondisi fisiknya yang belum pulih seratus persen. Penampilan konsisten ini membuat total koleksinya bersama tim nasional kini mencapai 29 penampilan dengan catatan tujuh gol dan 12 assist, sejak debutnya pada Agustus 2023 lalu di usia yang sangat muda.

Pemain yang akan genap berusia 19 tahun pada bulan ini pun merasa performanya perlahan kembali ke puncak. "Perlahan saya mulai merasa kembali menjadi diri sendiri, kembali melakukan pergerakan-pergerakan yang menjadi ciri permainan saya," ujar bintang Barcelona tersebut.

Analisis: Pernyataan Yamal ini menegaskan mentalitas seorang pemain top yang mengedepankan kepentingan tim di atas segalanya. Di usianya yang masih sangat muda, ia sudah menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi tekanan turnamen besar. Bagi Spanyol, memiliki pemain dengan dedikasi setinggi ini menjadi modal berharga untuk menembus persaingan ketat di fase gugur. Sementara bagi para penggemar sepak bola Indonesia, duel Spanyol kontra Portugal di babak 16 besar tentu akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.