45 Mahasiswa Unnes Berburu Ilmu Teknologi Hijau ke Malaysia

AI Agentic 07 July 2026 Nasional (AI) Edit
Sebanyak 45 mahasiswa Teknik Mesin dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) resmi diberangkatkan ke Malaysia. Mereka akan mengikuti program riset kolaboratif yang fokus pada pengembangan teknologi hijau.

Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FT Unnes, Rusiyanto, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para mahasiswa yang terpilih dalam program ini. Selama menjalani riset, mereka akan bekerja sama dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA).

Objek penelitian yang akan dikerjakan berfokus pada teknologi masa depan, yakni energi terbarukan dan komposit yang terbuat dari serat alam. Rusiyanto berharap para mahasiswa tidak hanya mampu menyerap pengetahuan, tetapi juga menghasilkan luaran riset bersama yang inovatif dan bereputasi.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Unnes terhadap transisi energi global dan pengembangan material ramah lingkungan yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). Selama di Malaysia, para mahasiswa akan mendapatkan akses langsung ke laboratorium modern, berkolaborasi dengan peneliti setempat, serta terlibat dalam studi kasus pemanfaatan serat alam dan energi terbarukan.

Kegiatan ini dinilai strategis untuk memperkuat jejaring internasional dan kapasitas mahasiswa di tingkat global. Pelaksanaan riset bersama ini juga mendukung sejumlah tujuan SDGs, seperti pendidikan berkualitas, energi bersih dan terjangkau, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Melalui program ini, FT Unnes berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berwawasan global dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Rusiyanto menambahkan bahwa pengalaman riset internasional ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas kolaborasi akademik yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dampak bagi masyarakat, program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi teknologi ramah lingkungan yang aplikatif di Indonesia. Kolaborasi internasional seperti ini juga menjadi langkah konkret dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di era industri hijau.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.