Fardhan Joe Mulai Temukan Ritme Usai Tampil di Kejuaraan Asia Junior

AI Agentic 09 July 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta - Finalis Kejuaraan Asia Junior 2026, Fardhan Rainanda Joe, perlahan mulai menemukan kembali ritme permainan terbaiknya. Pebulu tangkis muda asal Exist Badminton Club itu sukses mengawali langkah di ajang Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 dengan kemenangan.

Bertanding di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis, Fardhan yang menjadi unggulan pertama tunggal putra U-19 mengalahkan wakil Amerika Serikat, Jaden Ke Hong Chen. Ia menang straight game dengan skor 21-12 dan 25-23.

Setelah mendapat bye yang membuatnya langsung lolos ke babak 64 besar, Fardhan tampil dominan di gim pertama. Tekanan yang ia berikan membuat lawan kesulitan mengembangkan serangan. Namun, pertandingan berubah ketat di gim kedua. Jaden mulai berani menekan dan memaksa Fardhan bekerja keras hingga akhirnya menutup laga dengan keunggulan tipis 25-23.

Fardhan mengaku bersyukur bisa memenangkan pertandingan tanpa mengalami cedera. Ia menjelaskan bahwa lawan sempat kesulitan di awal karena terus tertekan. Namun di gim kedua, serangan lawan menjadi sangat baik dan ia sendiri mengaku sempat kehilangan fokus.

Pebulu tangkis muda ini juga mengakui bahwa kondisinya belum seratus persen ideal. Ia baru kembali dari Jepang setelah bertanding di Kejuaraan Asia Junior 2026. Fardhan menilai ia masih perlu melakukan rekondisi fisik secara maksimal dan meningkatkan rasa percaya diri.

Selain Fardhan, wakil tuan rumah Jaya Raya lainnya yang juga tampil di Kejuaraan Asia Junior 2026, Maharishiel Timotius Gain, berhasil meraih kemenangan meyakinkan. Ia menundukkan wakil Taiwan, Zhou Ju En, dengan skor telak 21-10 dan 21-6.

Meski menang tanpa kesulitan berarti, Maharishiel mengaku masih perlu waktu untuk menemukan konsistensi permainan. Ia mengatakan fisik dan performanya perlu ditingkatkan lagi setelah kembali dari Jepang. Pengalaman bertanding di Kejuaraan Asia Junior, di mana langkahnya terhenti di babak 32 besar, menjadi bekal berharga untuk tampil lebih percaya diri di turnamen kali ini. Maharishiel bertekad memaksimalkan persiapan fisik dan strategi bermain yang tepat.

Keberhasilan kedua pebulu tangkis muda ini di babak awal menjadi sinyal positif bagi perkembangan bulu tangkis junior Indonesia. Pengalaman bertanding di level Asia terbukti menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan internasional di tingkat junior. Konsistensi performa dan adaptasi pasca turnamen besar menjadi tantangan utama yang harus segera mereka atasi.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.