Timnas Sepak Bola Putri U16 Indonesia Mulai TC Akhir Juli, Siapkan Dua Tim untuk Turnamen Internasional
Pelatih timnas U16 putri Indonesia, Timo Scheunemann, mengumumkan skuad asuhannya akan memulai pemusatan latihan pada 24 Juli mendatang. TC tersebut akan digelar di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai persiapan menghadapi turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung pada 14 hingga 23 Agustus 2026.
Pria yang akrab disapa Coach Timo ini menjelaskan, pemusatan latihan akan diikuti oleh para pemain yang sudah masuk dalam daftar pantauan tim pelatih. Mereka berasal dari ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 maupun dari luar kompetisi tersebut.
“Intinya kami mulai TC bagi semua pemain bersama-sama, baru kemudian dipisah menjadi dua tim yang masing-masing berisi 23 pemain,” kata Coach Timo saat memantau pertandingan U15 dalam HSL All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Sabtu.
Jumlah pemain yang dipanggil ke TC akan melebihi kebutuhan akhir tim. Nantinya, tim pelatih akan melakukan pencoretan untuk membentuk dua skuad yang total berisi 46 pemain untuk tampil di turnamen tersebut. Langkah ini diambil agar pelatih memiliki lebih banyak pilihan sebelum menetapkan komposisi akhir masing-masing tim.
Selain Coach Timo, pelatih Takumi Taniguchi juga direncanakan akan menangani salah satu tim yang berlaga di Srikandi Merdeka Cup. Selama pemusatan latihan, tim pelatih akan menggelar sejumlah uji coba internal. Pertandingan antarpemain dalam satu tim hingga duel antar dua skuad terpilih akan menjadi bagian dari proses evaluasi. Jika diperlukan, kedua tim juga akan menghadapi tim putra untuk meningkatkan kualitas permainan dan mengukur kesiapan pemain.
Coach Timo mengungkapkan, tim pelatih telah memiliki sejumlah nama yang masuk radar berdasarkan pemantauan selama pelaksanaan HSL dari empat regional maupun HSL All-Stars di Kudus.
Srikandi Merdeka Cup 2026 akan mempertemukan delapan tim sepak bola U16 terbaik dari tujuh negara, yaitu Arab Saudi, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Yordania, dan Indonesia. Turnamen ini digelar di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sebagai tuan rumah, Indonesia berhak mengirim dua tim untuk bersaing di ajang sepak bola putri internasional tersebut.
Dampak dari persiapan ini sangat signifikan bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Dengan mengirim dua tim, Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk mengasah kemampuan pemain muda sekaligus memperluas pengalaman bertanding di level internasional. Pemusatan latihan yang ketat dan uji coba melawan tim putra diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta mental bertanding para pemain. Turnamen ini juga menjadi ajang strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul yang kelak bisa memperkuat timnas senior.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.