Jakarta Miliki 2.900 Koperasi Umum, Dorong Semangat Gotong Royong dan Digitalisasi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat saat ini terdapat sebanyak 2.900 unit koperasi umum yang tersebar di ibu kota. Ribuan koperasi ini diharapkan mampu membangun kembali semangat gotong royong sekaligus meningkatkan profesionalisme para anggotanya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengungkapkan bahwa selain koperasi umum, Jakarta juga memiliki 267 unit Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Dari jumlah tersebut, sekitar 170 unit KKMP sudah mulai aktif menjalankan kegiatan usahanya.
Pernyataan itu disampaikan Ratu dalam Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang digelar di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI bersama pemerintah pusat dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) akan terus hadir untuk membantu koperasi tumbuh dan berkembang. Menurutnya, koperasi merupakan wadah yang tepat untuk berusaha dengan semangat kebersamaan.
Pemerintah daerah berkomitmen membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, dan inovatif. Targetnya, koperasi di Jakarta mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dekopin DKI Jakarta, Suryo Bawono, menambahkan bahwa pihaknya kini tengah mendorong lahirnya koperasi-koperasi milenial. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk penggunaan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau AI dalam pengelolaan koperasi.
Kami terus mendorong anak-anak muda untuk membentuk koperasi, ujar Suryo. Ia mencontohkan, saat ini sudah mulai bermunculan koperasi sektoral, seperti koperasi untuk para pelaku usaha kafe kecil. Menurutnya, semangat kekeluargaan yang menjadi inti dari koperasi harus terus digalakkan, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
Upacara peringatan yang mengusung tema "Koperasi Indonesia Berdaya, Indonesia Berjaya" ini dihadiri oleh para pengurus KKMP, perwakilan dinas terkait, BUMD, BUMN, serta Kementerian Koperasi dan UKM.
Dengan jumlah koperasi yang mencapai ribuan unit, Jakarta dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran koperasi di tingkat kelurahan diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga untuk berusaha bersama, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dari tingkat paling bawah.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.