Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa: Perkuat Pemulihan dan 'Bangun Kembali Lebih Baik' Pasca-Bencana di Aceh-Sumut!
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah konkret mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Sebanyak 21 mahasiswa magang dari Politeknik PU kini diterjunkan langsung ke lapangan, bergabung dengan tim teknis guna mendukung upaya revitalisasi infrastruktur dan layanan dasar di wilayah terdampak. Inisiatif ini menandai komitmen kementerian dalam memperkuat respons bencana sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi calon insinyur muda bangsa.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penugasan mahasiswa magang ini merupakan cerminan kesiapsiagaan dan bentuk pengabdian insan PU kepada negara. "Ini adalah wujud bakti kami untuk tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik, atau 'build back better', setelah bencana," ujar Dody. Mahasiswa yang berasal dari tiga program studi unggulan Politeknik PU tersebut akan terlibat aktif selama enam bulan. Tugas mereka mencakup inventarisasi dan pendataan kerusakan infrastruktur, pendampingan teknis lapangan, hingga membantu proses perencanaan dan desain cepat untuk rekonstruksi. Penempatan mereka tersebar di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, serta Satuan Kerja Prasarana Strategis Sumatera Utara, sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Direktur Politeknik PU, Brawijaya, menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab mahasiswa selama bertugas di Aceh dan Sumut. Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Apri Artoto, menambahkan bahwa program ini bukan sekadar pembelajaran teknis. "Kehadiran mahasiswa magang diharapkan memberikan kontribusi positif bagi proses pemulihan. Ini juga bagian dari pembentukan integritas, kepekaan sosial, dan bakti kepada negara, menciptakan SDM unggul yang memiliki kepedulian sosial," jelas Apri. Keterlibatan mahasiswa ini secara langsung mendukung berbagai upaya pemulihan yang sedang berjalan di lapangan, seperti penanganan darurat jalan terputus, pembangunan kembali jembatan yang rusak, hingga perbaikan infrastruktur sanitasi yang krusial bagi kehidupan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat bangkitnya kembali wilayah yang terlanda bencana dengan infrastruktur yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.