Jay Singgih Ajak Pengusaha Muda Jakarta Bergerak Cepat Targetkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang ESDM, Lingkungan Hidup dan Kehutanan BPP HIPMI, Jay Singgih, mendorong para pengusaha muda di Jakarta untuk bergerak cepat dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional. Target ambisius sebesar delapan persen yang dicanangkan Presiden Prabowo menjadi fokus utama yang harus didukung oleh seluruh kader HIPMI.
Dalam pernyataannya di Jakarta pada Kamis, Jay Singgih menekankan pentingnya peran aktif pengusaha muda untuk mendukung target pemerintah. Ia mengingatkan bahwa selain mengejar pertumbuhan ekonomi, upaya pengentasan kemiskinan hingga nol persen juga harus menjadi prioritas. Menurutnya, langkah awal yang paling konkret adalah dengan memajukan perusahaan masing-masing.
Ia juga menyoroti posisi geopolitik Indonesia yang sangat strategis dan menjadi incaran investasi asing. Jay Singgih meminta para pengusaha muda untuk tidak melihat perusahaan asing sebagai kompetitor. Sebaliknya, hal tersebut harus disikapi sebagai peluang kemitraan strategis, baik melalui skema keagenan, usaha patungan, maupun distribusi.
Menurut Jay Singgih, peran pengusaha nasional dalam menggandeng mitra asing sangat penting. Kolaborasi ini tidak hanya membantu menciptakan iklim investasi yang kondusif, tetapi juga memastikan setiap kerja sama yang terjalin tetap berpihak pada kepentingan nasional. Ia menegaskan bahwa sebagai mitra strategis pemerintah, pengusaha HIPMI harus memiliki keselarasan pemahaman dan sejalan dengan arahan pemerintah.
Jay Singgih menambahkan bahwa arahan pemerintah sangat dibutuhkan oleh HIPMI dalam membangun dan memajukan dunia usaha nasional. Meski demikian, ia mengakui bahwa masukan dari dunia usaha tetap dapat disampaikan secara elegan kepada instansi dan lembaga negara terkait.
Sebelumnya, Badan Pengurus Daerah HIPMI Provinsi DKI Jakarta Raya (BPD HIPMI Jaya) sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Daerah (DIKLATDA) di The Tribrata Darmawangsa pada 21 Mei 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Peran Pengusaha Muda Jakarta Dalam Transisi Ekonomi Global" ini menjadi ajang strategis bagi para pengusaha muda.
Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Muhammad Riandy Haroen, mengatakan bahwa pengusaha muda harus jeli mencermati keadaan global yang tidak menentu. Strategi bisnis harus disesuaikan agar perusahaan tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi. Ia menekankan bahwa Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional membutuhkan dunia usaha yang kuat dan mampu menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan.
Melalui Diklatda HIPMI Jaya 2026, Muhammad Riandy berharap para pengusaha muda Jakarta dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas diri. Ia meyakini kerja sama antar anggota HIPMI Jaya akan menjadi modal penting untuk menghadapi perkembangan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.