Piala AFF 2026: Pukulan Telak buat Garuda, Marselino Ferdinan Dipastikan Absen Sampai Turnamen Usai
Jakarta - Kabar buruk menghampiri skuad Garuda di tengah perjuangan mereka di Piala AFF 2026. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan bahwa gelandang andalan, Marselino Ferdinan, harus menepi lebih lama. Pemain berusia 21 tahun itu dipastikan absen hingga akhir turnamen akibat cedera yang dideritanya.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh John Herdman dalam konferensi pers usai laga melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin malam. Pelatih asal Inggris itu mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan MRI yang menunjukkan cedera Marselino tak memungkinkannya untuk tampil.
"Marselino sayangnya mengalami cedera yang akan membuatnya absen di sisa turnamen ini. Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari hasil MRI," ujar Herdman dalam kesempatan tersebut.
Meski enggan merinci jenis cedera yang dialami pemain Oxford United itu, Herdman menegaskan bahwa langkah ini diambil demi mengutamakan kesehatan dan proses pemulihan sang pemain. Ia tak mau ambil risiko yang bisa memperburuk kondisi Marselino. "Ini sangat disayangkan bagi anak itu. Anda tahu ancaman serangan yang ia bawa," tambahnya.
Kepergian Marselino jelas menjadi kehilangan besar. Namun, Herdman menilai sang pemain memiliki kesadaran tinggi bahwa absennya ia membuka peluang bagi pemain lain untuk tampil dan membawa tim melangkah lebih jauh di pertandingan berikutnya.
Tanpa kehadiran Marselino, Indonesia sebenarnya sempat tampil meyakinkan di dua laga awal fase grup. Skuad Garuda sukses membantai Kamboja dengan skor telak 5-1 dan menaklukkan Timor Leste 3-0 di kandang lawan. Namun, laju positif itu harus terhenti di laga ketiga. Indonesia dipaksa menyerah 0-3 dari Vietnam. Kekalahan ini menjadi hasil negatif pertama di fase grup dan membuat persaingan untuk merebut tiket semifinal semakin ketat.
Kini, nasib Timnas Indonesia berada di ujung tanduk. Rizky Ridho dan kawan-kawan dijadwalkan bertandang ke markas Singapura pada laga pamungkas fase grup. Pertandingan tersebut menjadi penentu apakah langkah Garuda akan berakhir di babak penyisihan atau berlanjut ke semifinal. Tekanan besar pun menghinggapi skuad asuhan John Herdman untuk bangkit dari keterpurukan dan mengamankan satu tempat di babak berikutnya.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.