Janji Manis Berbuah Emas: Yayang Gunaya Tuntaskan Nazar Istri di APG 2025 Thailand!
Nakhon Ratchasima – Atlet andalan para tenis meja Indonesia, Yayang Gunaya, berhasil menuntaskan janji manisnya kepada sang istri. Ia sukses membawa pulang medali emas dari final nomor tunggal putra kelas TT4 (kursi roda) pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Jumat (24/1). Kemenangan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan juga wujud nyata dari dedikasi dan kekuatan doa yang ia panjatkan.
Dalam laga puncak yang berlangsung di Korat Hall, Central Korat, atlet asal Garut, Jawa Barat itu tampil perkasa menundukkan wakil tuan rumah Wanchai Chaiwut. Yayang Gunaya mengunci kemenangan telak tiga gim langsung dengan skor 3-0 (11-8, 11-8, 13-11). Usai pertandingan, Yayang tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya, mengungkapkan bahwa keluarga serta sang istri hanya berharap ia membawa pulang medali, dan hasilnya justru jauh melampaui ekspektasi dengan raihan emas. Ia juga menceritakan kebiasaan memperbanyak doa pada malam sebelum pertandingan krusial, sebuah ritual yang tak pernah absen dilakukan meski telah tiga kali berkompetisi di ASEAN Para Games.
Raihan emas Yayang Gunaya ini tak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menambah pundi-pundi medali bagi kontingen Merah Putih, menginspirasi semangat juang para atlet disabilitas lainnya, dan mengukuhkan posisi Indonesia di kancah olahraga paralimpik regional. Medali ini turut dipersembahkan kepada bangsa dan negara, para pelatih, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Momentum emas ini juga memupuk optimisme Yayang Gunaya untuk kembali menambah koleksi medali bagi Indonesia melalui nomor ganda campuran yang akan dipertandingkan hari ini, berpasangan dengan Osrita Muslim, menghadapi pasangan Filipina dan Thailand.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.