Bukan Lagi Primadona, Komisi VII DPR Soroti Karet Indonesia: Desak Perusahaan Genjot Daya Saing, Janjikan Insentif Pemerintah
Medan – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendesak perusahaan-perusahaan karet di Sumatera Utara (Sumut) untuk serius meningkatkan daya saing industri komoditas tersebut. Permintaan ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa karet, yang dulunya menjadi salah satu primadona ekspor Indonesia, kini mulai ditinggalkan para petani. Peningkatan daya saing diharapkan dapat kembali menjadikan karet sebagai sumber pemasukan signifikan bagi negara dan mensejahterakan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mengungkapkan keprihatinannya atas penurunan signifikan produksi karet di Indonesia. Ia menyebut, para petani kini cenderung beralih menanam sawit karena komoditas karet tidak lagi dianggap menguntungkan dan kehilangan daya tariknya sebagai komoditas primadona. Untuk mengatasi tantangan ini, Lamhot menjelaskan bahwa Komisi VII DPR bersama Kementerian Perindustrian telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Daya Saing Industri, yang salah satu fokus utamanya adalah mendorong peningkatan daya saing ekspor karet. Upaya ini ditegaskan Lamhot dalam Kunjungan Kerja Spesifik di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate, Kabupaten Simalungun, baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut, Lamhot menekankan bahwa pemulihan industri karet adalah "pekerjaan rumah" bersama yang harus dilakukan secara optimal oleh seluruh pemangku kebijakan. Pihaknya akan mendorong adanya insentif dari pemerintah serta dukungan regulasi dari Komisi VII DPR untuk mendongkrak sektor ini. Sinyal dukungan kebijakan ini selaras dengan pandangan berbagai pihak yang melihat pentingnya kebijakan khusus untuk menghidupkan kembali industri karet nasional. Harapannya, dengan langkah-langkah konkret dan optimal dari seluruh pemangku kebijakan, industri karet dapat kembali sehat, kompetitif di pasar global, dan menguntungkan bagi para petani.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.