Paylater: Dari Solusi Praktis Jadi Jeratan Utang, Ini Kunci Penggunaan yang Sehat!

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Fenomena "beli sekarang, bayar nanti" atau paylater kian merajalela di tengah masyarakat digital, terutama menarik perhatian pekerja muda dan generasi produktif. Kemudahan transaksi yang ditawarkan tanpa perlu uang tunai, serta ketersediaan fitur ini di berbagai platform mulai dari belanja daring, perjalanan, hingga layanan hiburan, menjadikannya pilihan praktis untuk memenuhi beragam kebutuhan hanya dengan beberapa klik. Namun, di balik daya tarik kemudahan instan tersebut, tersembunyi risiko penumpukan utang yang berpotensi menjerat pengguna ke dalam beban finansial jangka panjang, mengubah solusi menjadi masalah serius jika tanpa perencanaan matang.

Perencana keuangan Rista Zwestika mengingatkan bahwa penggunaan paylater tidak bisa lepas dari pemahaman mendalam tentang utang, kapasitas membayar, dan kesiapan menghadapi segala risiko. Kunci utama penggunaan paylater secara sehat, menurutnya, adalah kemampuan membedakan jenis utang: utang produktif yang menghasilkan pemasukan, dan utang konsumtif yang hanya memenuhi keinginan sesaat tanpa memberikan tambahan penghasilan. "Tidak ada pemasukan yang dihasilkan dari utang konsumtif tersebut. Flexing tidak serta-merta membuat seseorang bertambah *income*-nya," tegas Rista, menekankan bahaya dari godaan gaya hidup yang hanya mementingkan tampilan semata.

Oleh karena itu, meskipun paylater menawarkan fleksibilitas yang menggiurkan, masyarakat perlu menyikapinya dengan bijak. Tanpa literasi finansial yang kuat dan disiplin dalam pengelolaan keuangan, kemudahan ini justru dapat menjadi bom waktu yang merugikan stabilitas finansial pribadi. Memahami konsekuensi dari penundaan pembayaran dan fokus pada penggunaan yang produktif adalah esensial. Dengan begitu, paylater dapat tetap menjadi alat bantu yang menunjang kebutuhan, bukan menjadi pemicu jeratan utang yang berkepanjangan dan memberatkan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.