Kediri Genjot Pembangunan Akses ke Kawah Kelud, Target Selesai 2026 Demi Bangkitkan Pariwisata
Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, secara serius melanjutkan pembangunan infrastruktur menuju kawah Gunung Kelud (1.731 mdpl) di Kecamatan Ngancar. Langkah strategis ini digencarkan untuk menghidupkan kembali denyut pariwisata andalan Kediri yang sempat meredup, dengan target rampung pada tahun 2026. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, secara tegas menginstruksikan percepatan proyek, bukan hanya fokus pada pengerjaan jalan, melainkan juga memastikan faktor keamanan dan daya tarik wisatawan menjadi prioritas utama. "Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan, 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai kawah, tapi pastikan juga *safety*-nya," tegas Bupati Dhito, menekankan pentingnya mengembalikan kejayaan destinasi ini seperti sebelum pandemi.
Proyek ambisius ini melibatkan pembangunan jalan cor beton (rigid pavement) sepanjang 241 meter dengan lebar 4 meter, sebuah struktur yang dinilai lebih kuat dan tahan lama dibandingkan aspal, khususnya dalam menghadapi musim hujan maupun potensi ancaman erupsi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, menjelaskan bahwa proyek yang telah dimulai sejak 2025 dengan anggaran Rp650 juta dari APBD, akan berlanjut di tahun 2026. Pembangunan ini tidak hanya vital bagi wisatawan, tetapi juga menunjang akses petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang rutin memantau aktivitas gunung. Diketahui, pembangunan serupa pernah dilakukan pada 2019, namun sebagian jalan mengalami kerusakan karena hanya menggunakan pengerasan *cement treated base* (CBT) dan tergerus air hujan. Selain Kelud, Pemkab Kediri juga mendorong perbaikan untuk menunjang wisata air Ubalan di Plosoklaten dan wisata Gunung Wilis.
Dengan rampungnya infrastruktur ini pada 2026, diharapkan kunjungan wisatawan akan kembali melonjak, memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal yang menggantungkan hidup pada sektor pariwisata. Dari pedagang, penyedia jasa penginapan, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata, semuanya akan merasakan geliat ekonomi yang positif. Akses jalan yang aman dan nyaman juga krusial dalam mitigasi bencana, memastikan kelancaran evakuasi jika sewaktu-waktu Gunung Kelud menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Investasi jangka panjang ini menegaskan komitmen Pemkab Kediri dalam memulihkan ekonomi daerah pasca-pandemi, sekaligus menjaga keselamatan dan kesejahteraan warganya dengan infrastruktur yang mumpuni.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.