Menteri Agama Apresiasi: Harmoni Budaya Singkawang Bersemi di Hotel Borobudur Sambut Imlek & Ramadhan

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Hotel Borobudur Jakarta siap memukau ibu kota dengan serangkaian perayaan Imlek dan Ramadan yang istimewa melalui program "Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang". Sejak Januari hingga Maret 2026, hotel ini akan menjadi jembatan akulturasi budaya, mengangkat nilai-nilai keharmonisan dan toleransi khas Singkawang. Program inklusif yang memadukan seni, budaya, dan kuliner ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang memuji inisiatif ini sebagai dukungan nyata terhadap keragaman global dan kolaborasi yang memperkaya Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa seni adalah karunia Ilahi yang dapat dinikmati siapa saja, bahkan Masjid Istiqlal pun membuka kursus Mandarin gratis sebagai wujud dukungan terhadap keberagaman. Ia juga menggarisbawahi kekayaan kearifan lokal Singkawang yang layak diangkat ke kancah nasional dan internasional. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memperkuat narasi tersebut dengan menyatakan bahwa toleransi adalah denyut nadi kehidupan masyarakat Singkawang, di mana kuliner, kelenteng, dan kebudayaan internasional hidup berdampingan selaras. Kolaborasi antara Perhimpunan Tionghoa Indonesia, Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kota Singkawang ini didukung pula oleh The Voice of Istiqlal, Air China, dan Wonderful Indonesia.

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, mulai dari pameran seni Tionghoa, bedah buku Chinese-Muslim, hingga aktivitas kebugaran seperti tai chi. Pengalaman kuliner Singkawang menjadi daya tarik utama dengan hadirnya hidangan ikonik seperti choipan, bubur gunting, dan rujak Singkawang di Bogor Cafe. Puncak perayaan Imlek pada 16-17 Februari 2026 akan dimeriahkan atraksi barongsai dan prosesi "eye-dotting", sementara Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 akan menampilkan pawai tatung, barongsai, dan liong yang spektakuler. Anggi Ayuningtyas, General Manager Hotel Borobudur Jakarta, menegaskan bahwa acara ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat saling pengertian antarbudaya, berkontribusi dalam membangun Indonesia yang damai, toleran, dan berbudaya.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.