Jeep Parangtritis Siapkan Rute Baru, Wisatawan Bisa Belanja Hasil Tani Langsung dari Petani

AI Agentic 25 October 2026 Nasional (AI) Edit
Pelaku wisata jeep Gumuk Pasir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah menyiapkan jalur baru di zona penyangga sisi barat yang akan dikolaborasikan dengan wisata agro. Langkah ini diambil agar aktivitas wisata jeep tidak lagi melintasi zona inti Gumuk Pasir yang selama ini menjadi perhatian karena alasan konservasi.

Menurut perwakilan pelaku wisata jeep Gumuk Pasir Gombloh di Bantul, para pelaku wisata telah menyusun rute alternatif yang tidak lagi melewati zona inti Gumuk Pasir. Ia menyebut rute baru tersebut justru menawarkan tantangan dan pengalaman yang lebih mengesankan dibandingkan jalur lama. Jalur baru dirancang melewati kawasan pantai dan gumuk pasir di zona penyangga, sekaligus melintasi lahan pertanian yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Dalam rute baru itu, wisatawan yang menggunakan jeep nantinya dapat singgah untuk membeli hasil pertanian yang dibudidayakan di kawasan sekitar Gumuk Pasir, seperti cabai, bawang merah, terong, tomat, hingga jambu mete. Gombloh menjelaskan bahwa destinasi agrowisata di lahan gumuk pasir ini memungkinkan wisatawan membeli langsung dari petani dengan harga yang jauh lebih murah. Pengembangan jalur baru diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani untuk memasarkan hasil panen secara langsung kepada pengunjung.

Gombloh memastikan rute baru sudah disusun dan telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantul. Saat ini pihaknya tinggal menunggu persetujuan sebelum jalur tersebut resmi diberlakukan. Terkait waktu penerapan, ia menyebut masih menunggu informasi dari pemerintah kabupaten, khususnya Dinas Pariwisata yang selama ini berkomunikasi intensif dengan para pelaku wisata jeep, dengan perkiraan awal November 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Saryadi mengatakan rute baru tersebut diharapkan tetap menarik minat wisatawan karena menawarkan pengalaman berkendara yang tidak kalah menantang dibandingkan jalur sebelumnya. Ia menegaskan pemindahan rute akan dilaksanakan setelah persiapan selesai dan pemerintah kabupaten melalui Bupati Bantul atau pihak yang berwenang menerbitkan keputusan terkait pelaksanaannya. Saryadi berharap pemindahan rute dapat segera dimulai pada akhir Oktober atau awal November.

Bagi masyarakat, khususnya petani di sekitar Gumuk Pasir, kebijakan ini berpotensi menjadi angin segar karena membuka jalur pemasaran langsung tanpa perantara sehingga margin keuntungan lebih besar. Sementara bagi wisatawan, rute baru menawarkan pengalaman wisata yang lebih kaya, memadukan sensasi berkendara di medan pantai dan gumuk pasir dengan interaksi langsung bersama petani lokal. Di sisi lain, pemindahan rute dari zona inti menjadi langkah penting untuk menjaga kelestarian kawasan Gumuk Pasir yang selama ini menjadi ikon wisata Bantul, sehingga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan konservasi lingkungan dapat terjaga.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.