Kemendikdasmen Gratiskan UKBI untuk Guru hingga Daftar Jamaah Haji Berhak Lunas
Jakarta - Sejumlah berita humaniora pada Rabu (28/10) menyita perhatian pembaca dan masih menarik untuk disimak kembali pagi ini. Mulai dari kebijakan pembebasan biaya Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi para guru, keberhasilan program Sekolah Rakyat, ajakan merawat budaya, penguatan pengawasan pangan, hingga pengumuman daftar jamaah calon haji berhak lunas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan langkah besar dengan membebaskan biaya Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi para guru mulai 2027. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia di kalangan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Mu'ti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal Suharti dan berkomitmen merealisasikan pembebasan biaya tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu sore. Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi para guru dalam meningkatkan kapasitas profesionalnya tanpa terbebani biaya.
Di bidang sosial, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengemukakan bahwa Program Sekolah Rakyat yang berjalan lebih dari satu tahun terakhir berhasil menjangkau dan memulihkan ribuan anak dari latar belakang rentan. Mereka mencakup anak jalanan, pengamen, anak putus sekolah yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, hingga kuli bangunan. Saifullah Yusuf, saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas perkembangan signifikan yang ditunjukkan para siswa Sekolah Rakyat setelah mendapat pendampingan intensif. Program ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa anak-anak dari kelompok rentan dapat bangkit dan memperoleh masa depan lebih baik melalui pendidikan dan pendampingan yang tepat.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak generasi muda menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata, termasuk merawat keberagaman budaya dan mengambil peran dalam pemajuan kebudayaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, diwariskan, dan diwujudkan dalam kehidupan nyata. Ajakan itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Fort Rotterdam, Kota Makassar, Rabu. Seruan ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan kecintaan terhadap budaya bukan sekadar retorika, melainkan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Menjelang akhir 2026, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan memperketat pengawasan keamanan pangan nasional guna menghadapi ancaman fenomena El Nino, sekaligus memastikan pangan yang beredar aman dan bermutu menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan El Nino kategori sangat kuat diprediksi bertahan hingga awal 2027. Karena itu, langkah ini diambil untuk memitigasi risiko peningkatan cemaran mikrobiologi, kimia, hingga potensi pemalsuan pangan akibat gangguan pasokan. Penguatan pengawasan ini menjadi penting agar masyarakat tetap memperoleh pangan yang aman di tengah tantangan iklim yang berpotensi mengganggu rantai pasok.
Terakhir, Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan daftar nama calon peserta haji reguler yang masuk dalam alokasi kuota penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi atau jamaah berhak lunas. Jamaah dapat memeriksa status keberangkatan melalui laman resmi Kemenhaj dan mempersiapkan tahapan selanjutnya, termasuk pemeriksaan kesehatan untuk penetapan istithaah, sebelum pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Pengumuman ini memberikan kepastian bagi calon jamaah untuk segera menyiapkan diri, baik dari sisi kesehatan maupun administrasi, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar.
Dari kelima berita tersebut, terlihat benang merah bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kebudayaan, memperkuat perlindungan sosial, menjaga keamanan pangan, serta memberikan kepastian layanan ibadah haji. Dampaknya bagi masyarakat cukup luas, mulai dari guru yang akan terbantu secara finansial, anak-anak rentan yang mendapat kesempatan belajar, generasi muda yang diajak merawat budaya, konsumen yang terlindungi dari pangan tidak aman, hingga calon jamaah haji yang memperoleh kejelasan status keberangkatan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.