Ayo Berkontribusi! Kemendikdasmen Ajak Publik Ikut Perkaya Kosakata KBBI Daring
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam memperkaya dan menyempurnakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring. Inisiatif ini membuka kesempatan berharga bagi publik untuk mengusulkan kosakata terbaru, bahkan memperbaiki makna kata yang sudah ada, guna memastikan KBBI terus relevan dan mencerminkan dinamika bahasa Indonesia yang hidup. Respon dari masyarakat pun terbilang tinggi, dengan catatan 256.692 usulan kata telah masuk, di mana 124.479 di antaranya sudah melalui proses penyuntingan dan resmi diterima sebagai entri baru dalam KBBI.
Proses partisipasi publik ini dirancang cukup mudah; masyarakat hanya perlu membuat akun dan mendaftarkan data diri di aplikasi KBBI daring, kemudian dapat langsung menggunakan fitur "usulkan entri baru". Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Bahasa Kemendikdasmen, Dora Amalia, menjelaskan bahwa setiap usulan melewati serangkaian rapat redaksi dan penilaian ketat. Menurut Dora, penentu utama agar sebuah kata dapat diakui adalah pola penggunaannya yang berulang, konsisten, serta dapat dipertanggungjawabkan konteksnya. Tim redaksi akan terlebih dahulu mengumpulkan bukti data pemakaian melalui korpus, media massa, hingga jejak digital, sebelum menilai sebaran dan kestabilan maknanya. Selain itu, faktor "nilai rasa" dan risiko penafsiran secara sosial-budaya juga diperiksa secara mendalam untuk memastikan kata tersebut aman dari konotasi negatif.
Langkah Kemendikdasmen ini mempertegas komitmen untuk menjaga KBBI sebagai rujukan bahasa yang hidup dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memberdayakan masyarakat sebagai penjaga dan pengembang bahasanya sendiri. Dengan adanya keterlibatan aktif publik, KBBI tidak hanya menjadi dokumen statis, melainkan cerminan nyata dari kekayaan dan evolusi bahasa yang digunakan sehari-hari. Upaya ini juga didukung oleh sistem manajemen KBBI yang modern dan telah memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), menunjukkan keseriusan dalam pengelolaan bahasa nasional demi akurasi dan efisiensi. Inisiatif ini memastikan KBBI tetap relevan, akurat, dan menjadi kebanggaan seluruh penutur bahasa Indonesia.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.