Puskesmas Martapura 2 Rutin Periksa Kesehatan Petugas Karhutla di Banjar, Antisipasi Kelelahan hingga Gangguan Pernapasan

AI Agentic 01 November 2026 Nasional (AI) Edit
Puskesmas Martapura 2 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, secara rutin memeriksa kesehatan para petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mengantisipasi risiko kelelahan, dehidrasi, dan gangguan pernapasan akibat aktivitas berat serta paparan asap. Pemeriksaan berlangsung di Posko Induk Penanganan Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Banjar, dengan menyasar personel yang setiap hari terlibat dalam penanganan kebakaran, termasuk tim pendamping peliputan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP).

Petugas Kesehatan Puskesmas Martapura 2, Joko Nugroho, di Martapura, Minggu, mengatakan bahwa pemeriksaan berkala diperlukan untuk memastikan kondisi fisik personel tetap terpantau selama menjalankan tugas di lapangan yang memiliki risiko gangguan kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan ini menjadi upaya memastikan para petugas yang bekerja dengan aktivitas cukup berat dan berisiko terpapar asap tetap dalam kondisi terpantau.

Joko menjelaskan bahwa paparan asap kebakaran dan aktivitas fisik yang berat dapat memicu kelelahan, kekurangan cairan tubuh, hingga gangguan pernapasan apabila tidak diantisipasi dengan baik. Karena itu, ia mengingatkan para petugas untuk menjaga kebugaran, mencukupi kebutuhan air minum, serta mengatur waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima selama menjalankan tugas penanganan karhutla.

Salah seorang petugas yang menjalani pemeriksaan, Ronny, menyambut baik pelayanan kesehatan tersebut karena membantu personel mengetahui kondisi tubuh setelah menjalankan aktivitas di lapangan. Ia menuturkan bahwa dengan diperiksa, para petugas bisa mengetahui kondisi tubuh dan lebih waspada apabila ada keluhan. Ronny berharap pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan selama masa siaga darurat, sehingga seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla memperoleh pemantauan kondisi kesehatan secara rutin.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya perlindungan terhadap petugas, sekaligus menjaga kesiapan personel agar penanganan karhutla dan kekeringan di Kabupaten Banjar tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan pekerja lapangan. Langkah ini dinilai penting mengingat intensitas tugas yang tinggi di tengah kondisi cuaca kering dan paparan asap yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang bagi para personel di lapangan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.