Alcaraz Tak Terbendung di Wina, Sempurnakan Rekor Sempurna ATP 500 Musim Ini
Carlos Alcaraz kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu petenis terbaik dunia. Petenis Spanyol berusia 23 tahun itu menjuarai Erste Bank Open 2026 di Wina, Austria, setelah mengalahkan Alex de Minaur dari Australia dengan skor meyakinkan 6-1, 6-4 pada laga final yang berlangsung selama 97 menit.
Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan dominasi Alcaraz di turnamen level ATP 500 sepanjang musim ini. Ia mencatatkan rekor sempurna dengan 16 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk gelar juara di Doha dan Tokyo. Bahkan, dalam lima pertandingan di turnamen lapangan keras dalam ruangan tersebut, petenis peringkat ketiga dunia itu tidak kehilangan satu set pun.
Bagi Alcaraz, ini merupakan gelar keempatnya di level tur musim ini. Ia juga memperpanjang catatan 26 kemenangan beruntun di turnamen ATP 500, dengan kekalahan terakhir terjadi saat melawan Holger Rune di final Barcelona pada April 2025.
Dalam laga final di Wina, Alcaraz langsung tampil agresif sejak set pertama. Pukulan-pukulannya yang bertenaga dan akurat membuat De Minaur kesulitan mengembangkan permainan. Alcaraz berhasil merebut tiga kali servis lawan dan menutup set pertama dengan skor 6-1.
De Minaur, yang merupakan juara Rotterdam dan belum terkalahkan dalam 10 pertandingan lapangan keras dalam ruangan sepanjang 2026, berusaha meningkatkan perlawanan di set kedua. Namun petenis peringkat ke-10 dunia itu gagal mempertahankan servisnya pada gim ke-10. Alcaraz pun memastikan kemenangan melalui reli panjang yang berlangsung sengit.
Usai pertandingan, Alcaraz mengungkapkan rasa senangnya bisa menemukan permainan terbaik. Ia menyebut pekan di Wina sebagai pekan yang sangat emosional dan luar biasa bagi dirinya.
Secara statistik, Alcaraz tampil impresif dengan memenangi 81 persen poin dari servis pertama, yakni 29 dari total 36 poin. Kemenangan ini juga memperpanjang dominasinya atas De Minaur menjadi 7-0, dengan rekor sempurna 15 kemenangan tanpa kekalahan saat menghadapi petenis Australia di level tur.
Berkat hasil ini, Alcaraz kini menempati posisi keempat dalam daftar petenis dengan koleksi gelar ATP 500 terbanyak sejak kategori itu diperkenalkan pada 2009. Ia telah mengoleksi 11 gelar, berada di bawah Roger Federer dengan 16 gelar, serta Novak Djokovic dan Rafael Nadal yang masing-masing mengoleksi 15 gelar. Alcaraz juga mengungguli Andy Murray yang memiliki sembilan gelar.
Sepanjang musim ini, Alcaraz mencatatkan 38 kemenangan dan lima kekalahan. Setelah dari Wina, ia akan mengalihkan perhatian ke Paris Masters. Alcaraz telah memastikan tempat di turnamen penutup musim, ATP Finals, yang akan berlangsung di Turin, Italia. Pada penampilan pertamanya di Paris Masters, ia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Jiri Lehecka dan Alex Michelsen.
Konsistensi Alcaraz di turnamen ATP 500 musim ini menjadi sinyal kuat bahwa ia semakin matang sebagai petenis elite. Bagi masyarakat penikmat tenis, dominasi ini menghadirkan tontonan berkualitas sekaligus menumbuhkan harapan akan persaingan yang lebih menarik di turnamen-turnamen bergengsi berikutnya, terutama menjelang ATP Finals yang mempertemukan para petenis terbaik dunia.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.