Atlet Muda Alfonsus Gratias Pecahkan Rekor Nasional dan Sumbang Emas di Kejuaraan Atletik Asia Tenggara
Jakarta - Atlet lompat tinggi muda Indonesia, Alfonsus Gratias Agimus Tibi, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas sekaligus mempertajam rekor nasional pada ajang 18th SEA U18 & U20 Athletics Championships 2026 di Thailand. Berdasarkan keterangan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia melalui media resminya di Jakarta, Kamis, atlet asal DKI Jakarta itu berhasil mencatatkan lompatan setinggi 2,06 meter yang sekaligus mengantarkannya ke podium tertinggi.
Capaian tersebut mempertajam rekor nasional yang sebelumnya ia pegang sendiri dengan lompatan setinggi 2,03 meter pada Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026. PB PASI pun memberikan apresiasi atas pencapaian Alfonsus dan berharap atlet muda tersebut terus menancapkan prestasi yang membanggakan Indonesia di kancah internasional.
Alfonsus merupakan salah satu dari 11 atlet yang dikirim PB PASI untuk bersaing dalam kejuaraan level Asia Tenggara di Thailand pada 6-8 November 2026. Sepuluh atlet lainnya adalah Aditya Javas dari DKI Jakarta yang turun di nomor lari gawang 110 meter dan 100 meter U18, Katrisno Nian asal Kalimantan Barat di nomor lompat jauh U18, serta Kristostomus Kaize asal Papua Selatan di nomor lempar lembing U18.
Kemudian ada Kesia Sihotang dari Sumatera Utara di nomor lari halang rintang 2.000 meter U18, M. Ariel Hairuddin asal Sulawesi Selatan di nomor lari 100 meter U20, Gilang Satria W. asal Jawa Timur di nomor lari 200 meter dan 400 meter U20, serta Anugrah Styawan asal Jawa Timur di nomor lari gawang 110 meter U20. Selanjutnya Shava Salvia dari Jawa Tengah di nomor 100 meter dan 200 meter U20, Kresensia Mobok asal Papua Selatan di nomor lempar lembing U20, dan Wilna Selvi asal Sumatera Barat di nomor lari halang lintang 1.500 meter serta 3.000 meter U20.
Indonesia menatap kejuaraan tersebut dengan status juara bertahan. Pada edisi sebelumnya di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara di Deli Serdang, kontingen Merah Putih berhasil menjadi juara umum dengan mengungguli Vietnam dan Filipina. Prestasi Alfonsus ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi atletik nasional, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet muda Indonesia mampu bersaing di level Asia Tenggara. Pecahnya rekor nasional di usia muda menunjukkan potensi besar yang dimiliki atlet Indonesia untuk terus berprestasi hingga tingkat dunia, sekaligus memicu semangat generasi muda lain untuk menekuni cabang olahraga atletik.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.