Batam Siaga Lebaran! Kemenhub Geber Uji Kelaikan Kapal, Jamin Pelayaran Aman dan Nyaman

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Menjelang masa angkutan Lebaran tahun 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bergerak cepat memastikan keselamatan pelayaran. Kemenhub secara intensif menggelar uji petik atau pemeriksaan kelaikan kapal penumpang di tiga pelabuhan utama Batam. Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Samsuddin, menegaskan bahwa langkah antisipatif ini merupakan upaya serius pemerintah untuk memastikan seluruh armada benar-benar laik laut demi keamanan ribuan penumpang, jauh sebelum kepadatan puncak terjadi. Batam menjadi fokus utama karena karakteristik wilayahnya yang melayani angkutan domestik, lintas negara, serta kapal cepat dengan tingkat pergerakan penumpang yang sangat tinggi, menjadikannya prioritas utama pengawasan keselamatan.

Pemeriksaan kelaikan kapal ini dilaksanakan serentak secara nasional dari 19 Januari hingga 19 Februari 2026, dengan 15 pelabuhan utama di seluruh Indonesia, termasuk Batam, menjadi prioritas. Di Batam sendiri, tim uji petik yang dipimpin Capt. Maltus Jackline dari Ditkapel bersama KSOP Khusus Batam, telah menyisir kapal-kapal penting seperti kapal cepat Emerald of Dumai di Pelabuhan Domestik Sekupang, kapal Oecanna 18 di Pelabuhan Harbour Bay, dan kapal MDM Express 09 di Pelabuhan Batam Center. Fokus pemeriksaan meliputi kondisi lambung, mesin, alat navigasi, hingga kelengkapan alat keselamatan penumpang dan awak kapal. Samsuddin dengan tegas menyatakan prinsip "zero compromise for safety," memastikan setiap kapal yang beroperasi wajib memenuhi seluruh persyaratan keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa toleransi sedikit pun.

Upaya Kemenhub ini menjadi penekanan penting bahwa keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, mulai dari regulator, operator kapal, hingga nakhoda. Samsuddin juga mengingatkan, setiap operator kapal wajib memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi optimal, terutama menjelang periode puncak angkutan Lebaran. Langkah proaktif ini tidak hanya menjamin kelaikan teknis kapal, tetapi juga membangun kepercayaan publik yang esensial terhadap moda transportasi laut. Dengan memastikan keamanan sejak dini, Kemenhub berupaya menciptakan pengalaman perjalanan Lebaran yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, sekaligus mengirimkan pesan kuat kepada operator untuk selalu memprioritaskan keselamatan di atas segalanya, demi mencegah insiden yang tidak diinginkan dan menjaga kelancaran mobilitas.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.