Geely Siap Guncang Pasar Otomotif RI, Boyong Dua Merek Premium dan Kejar TKDN Tertinggi!

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Raksasa otomotif asal China, Geely, menunjukkan komitmen serius untuk memperdalam penetrasinya di pasar Indonesia tahun ini. Tak hanya menggenjot lokalisasi produk, Geely juga berencana memboyong dua submerek premiumnya, yakni Zeekr dan Lynk & Co, untuk memperkaya pilihan kendaraan mewah bagi konsumen di tanah air.

Langkah strategis ini diiringi dengan target ambisius Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60 persen untuk produk rakitan lokal. Wakil Presiden Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, menegaskan bahwa perusahaan bertekad menjadikan Geely sebagai merek otomotif China dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia. Saat ini, Geely telah merakit tiga model — Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i — di fasilitas perakitannya di Purwakarta, Jawa Barat, dengan kapasitas awal mencapai 60 unit kendaraan per hari.

Sejalan dengan ekspansi ini, Geely juga agresif memperluas jaringan diler resminya, menargetkan 80 lokasi pada tahun 2026 dari 35 diler yang telah beroperasi saat ini. Komitmen tersebut juga tercermin dari peluncuran mobil listrik keduanya, Geely EX2, pada 20 Januari lalu. Mobil yang dibanderol mulai Rp255-285 juta (dengan harga promo Rp230-260 juta untuk 2.000 pemesan pertama) ini dilaporkan telah mengantongi lebih dari 1.500 pesanan sejak masa prapesan dibuka November tahun lalu. Kehadiran merek-merek premium baru dan fokus pada lokalisasi yang tinggi mengindikasikan strategi Geely untuk tidak hanya bersaing di segmen mobil listrik terjangkau, tetapi juga menantang dominasi merek Eropa dan Jepang di pasar premium, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas industri otomotif domestik dan menciptakan lapangan kerja.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.