Inter Milan Ngamuk! Hajar Pisa 6-2 Usai Tertinggal Dua Gol, Kokoh di Puncak Klasemen
Inter Milan sukses memantapkan posisi mereka di puncak klasemen Serie A setelah melakoni laga dramatis kontra Pisa. Bermain di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu dini hari WIB, Nerazzurri berhasil mengamankan kemenangan telak 6-2, meski sempat tertinggal dua gol di awal pertandingan. Pisa, yang tampil mengejutkan, membuka keunggulan melalui brace Stefano Moreo pada menit ke-11 dan ke-23. Namun, Inter tak menyerah begitu saja. Piotr Zielinski menipiskan ketertinggalan lewat titik putih pada menit ke-39, disusul gol sundulan Lautaro Martinez dua menit kemudian yang menyamakan kedudukan. Puncaknya, Pio Esposito membalikkan keadaan menjadi 3-2 di masa injury time babak pertama, menandai *comeback* cepat yang luar biasa.
Memasuki babak kedua, dominasi Inter semakin tak terbendung. Tim asuhan Simone Inzaghi sepenuhnya mengendalikan jalannya laga dan terus menekan pertahanan Pisa. Hasilnya, tiga gol tambahan berhasil disarangkan ke gawang lawan. Federico Dimarco memperlebar jarak menjadi 4-2 pada menit ke-82, disusul oleh Ange-Yoan Bonny empat menit kemudian. Pesta gol Inter ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan di menit ke-90+3, mengunci kemenangan 6-2 yang meyakinkan. Kemenangan ini krusial bagi Inter untuk menjaga jarak di puncak, sementara Pisa harus menelan kekalahan ke-10 musim ini dan semakin terpuruk di peringkat ke-19 dengan hanya mengantongi 14 poin.
Dengan tambahan tiga poin, Inter Milan kini kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 52 poin, memperlebar selisih poin dari para pesaing terdekatnya dan menegaskan ambisi mereka meraih Scudetto musim ini. Kemenangan dengan skor fantastis ini tidak hanya menambah poin, tetapi juga memberikan suntikan moral signifikan bagi skuad Nerazzurri, menunjukkan daya juang dan kedalaman skuad meski sempat terkejut di awal laga. Di sisi lain, kekalahan ini semakin memperberat langkah Pisa dalam upaya menghindari zona degradasi, menandakan perjuangan berat menanti mereka di sisa musim. Hasil ini menjadi sinyal kuat bagi tim-tim lain bahwa Inter adalah kandidat serius peraih gelar yang memiliki mental juara.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.