TERKINI: DVI Berhasil Identifikasi Korban Pesawat ATR, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Jabodetabek, Pemulihan Aceh Tamiang Dipercepat!

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Sejumlah peristiwa penting diwarnai pada Jumat lalu, mulai dari teridentifikasinya salah satu korban pesawat jatuh, peringatan dini cuaca ekstrem di Ibu Kota, hingga upaya percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi korban keempat dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (AIT). Korban diidentifikasi sebagai Esther Aprilita Binarsit Sianipar, perempuan berusia 26 tahun, melalui metode sidik jari, properti, dan ciri medis yang cocok dengan data antemortem. Kepala Biddokes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, dalam konferensi pers di Makassar menjelaskan bahwa keberhasilan identifikasi ini membawa kepastian bagi keluarga korban yang beralamat di Bogor, Jawa Barat.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Jabodetabek dalam sepekan ke depan. Prakirawan Cuaca BMKG, Jatmiko, menyebut kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang disertai seruakan dingin dari daratan Asia, memicu pembentukan awan hujan lebih intens dan merata. Peringatan ini penting agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan atau banjir, mengingat Jabodetabek telah mengalami hujan berdurasi panjang beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan perpanjangan masa tanggap darurat Kabupaten Aceh Tamiang hingga 3 Februari 2026. Keputusan ini diambil guna mempercepat tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah pascabencana banjir, khususnya dalam prosedur pengadaan kebutuhan penanganan bencana. Mendagri juga menyalurkan bantuan alat pembersih lumpur dari Presiden Prabowo Subianto kepada Pemerintah Aceh Tamiang. Bantuan berupa sembilan unit skid loader mini yang efektif menjangkau gang-gang sempit, 5.000 pasang sepatu boots, 3.000 gerobak dorong, 1.000 sekop, serta 1.000 cangkul ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat dan layanan publik di daerah tersebut.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.