Siaga Cuaca Ekstrem: BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Mayoritas Wilayah RI Akhir Pekan Ini, Jakarta dalam Pengawasan Ketat!

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di berbagai kota besar Indonesia pada Sabtu (24/1/2026). Mayoritas wilayah diprediksi berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat, bahkan disertai kilat dan angin kencang. Kondisi atmosfer dengan daerah konvergensi yang memanjang di beberapa lokasi, seperti Laut Arafuru, Papua Selatan, hingga Samudra Pasifik, menjadi pemicu utama peningkatan pertumbuhan awan hujan. Sejumlah kota besar seperti Jakarta, Serang, Denpasar, Jayapura, dan Merauke diwaspadai akan menghadapi hujan sedang hingga sangat lebat, bahkan petir dan angin kencang.

Selain wilayah tersebut, kota-kota seperti Tanjung Pinang, Palembang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, dan Makassar juga berpotensi hujan ringan hingga sedang. Sementara itu, beberapa kota lain seperti Banda Aceh, Medan, Surabaya, dan Manado diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan. Menanggapi potensi cuaca ini, pemerintah pusat pada Jumat (23/1/2026) telah mendesak pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota yang berada di level siaga dan awas bencana hidrometeorologi untuk segera mengaktifkan posko darurat serta sistem komando penanganan keadaan darurat. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menekankan bahwa dokumen peringatan dini dari BMKG harus menjadi acuan langsung bagi kepala daerah dan seluruh perangkatnya dalam mengaktifkan sistem kesiapsiagaan bencana. Perintah ini relevan mengingat BMKG juga telah menetapkan Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur dalam level "awas" (hujan sangat lebat-ekstrem) untuk periode 23 Januari 2026.

Peringatan dini ini merupakan bagian dari Prospek Cuaca Sepekan ke Depan yang diterbitkan BMKG untuk periode 23–29 Januari 2026, yang menunjukkan ancaman bencana hidrometeorologi masih mengintai. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah guna meminimalkan risiko. Warga diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG, mengambil langkah antisipasi yang diperlukan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan dampak lain dari cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja di tengah pola cuaca yang tidak menentu.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.