Lombok Tengah Tetapkan Rp2,5 Miliar untuk Dana Darurat Bencana 2026, Turun Drastis dari Tahun Sebelumnya: Siapkah Hadapi Musibah?
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menetapkan alokasi Biaya Tak Terduga (BTT) sebesar Rp2,5 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Dana ini diprioritaskan untuk penanganan dampak bencana. Namun, jumlah tersebut menandai penurunan signifikan dibandingkan alokasi BTT tahun 2025 yang mencapai Rp7 miliar. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Tengah, Taufikurrahman, menjelaskan bahwa pengurangan ini dilakukan karena realisasi belanja BTT pada tahun sebelumnya tidak sepenuhnya terpakai. Meski demikian, ia menekankan bahwa peluang penambahan dana masih terbuka melalui APBD Perubahan 2026 jika kebutuhan mendesak muncul.
Taufikurrahman menegaskan, dana BTT sifatnya untuk penanganan sementara dan mendesak, seperti pembangunan jembatan darurat, bukan untuk perbaikan permanen. Menariknya, di tengah sejumlah wilayah Lombok Tengah yang baru-baru ini dilanda banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, hingga saat ini belum ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang mengajukan penggunaan dana BTT. Pemerintah daerah memastikan bahwa penanganan dampak bencana juga didukung oleh program di masing-masing OPD, seperti anggaran logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan bantuan stimulan atau kebutuhan pokok dari Dinas Sosial.
Kesiapan anggaran dan mekanisme penanganan bencana ini menjadi sangat relevan mengingat serangkaian musibah alam yang melanda Lombok Tengah pada Januari 2026. Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, mencatat bahwa angin puting beliung telah merusak 41 rumah di 10 desa. Selain itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan belasan tiang listrik roboh, pohon tumbang, dan beberapa jembatan rusak. Lebih lanjut, hujan lebat memicu banjir yang berdampak pada 664 Kepala Keluarga (KK) di 9 desa. Meskipun penanganan awal seperti perbaikan tiang listrik oleh PLN dan pembersihan pohon tumbang oleh petugas gabungan telah dilakukan, besarnya dampak bencana menunjukkan vitalnya alokasi dana darurat yang memadai dan responsif untuk menjaga stabilitas serta keselamatan masyarakat setempat.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.