Angin Segar di Dapur: Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam Turun, Namun Waspada Kenaikan Ikan dan Daging Sapi!

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta – Kabar gembira datang dari dapur rumah tangga. Sejumlah harga komoditas pangan pokok dilaporkan mengalami penurunan signifikan pada Sabtu pagi, memberikan sedikit angin segar bagi masyarakat. Penurunan ini terpantau pada harga cabai rawit merah, telur ayam ras, hingga bawang merah. Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang diakses pukul 10.00 WIB, rata-rata nasional bawang merah kini berada di angka Rp39.595 per kg, turun Rp1.566 dibandingkan hari sebelumnya.

Selain bawang merah, bawang putih bonggol juga turun menjadi Rp38.001 per kg, cabai merah keriting Rp33.977 per kg, dan cabai rawit merah Rp48.564 per kg. Penurunan juga terjadi pada harga daging ayam ras yang kini menjadi Rp38.692 per kg, serta telur ayam ras yang tercatat di rata-rata Rp30.532 per kg. Sementara itu, harga beras premium, medium, dan SPHP relatif stabil di kisaran Rp15.513, Rp13.334, dan Rp12.409 per kg, begitu pula minyak goreng curah dan kemasan yang masing-masing di Rp17.455 per liter dan Rp20.746 per liter.

Namun, di tengah kabar baik tersebut, masyarakat perlu mewaspadai kenaikan harga pada beberapa jenis ikan dan daging sapi. Harga ikan tongkol naik menjadi Rp36.766 per kg, ikan bandeng Rp35.989 per kg, dan ikan kembung Rp44.922 per kg. Daging sapi murni juga terpantau naik tipis menjadi Rp136.976 per kg. Fluktuasi harga pangan ini menjadi perhatian utama, mengingat dampaknya langsung terhadap daya beli dan pengeluaran harian rumah tangga, terutama menjelang momen-momen tertentu yang kerap memicu lonjakan permintaan dan dapat membebani anggaran belanja masyarakat.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.