Mengukir Sejarah di APG 2025: Debut Memukau Teodora Audi, Emas Perdana untuk Orang Tua!
Nakhon Ratchasima – Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant, seorang atlet para panahan putri Indonesia yang menjalani debutnya di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, sukses membuat kejutan. Dengan performa gemilang, ia berhasil menyabet medali emas di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu siang. Medali berharga ini dipersembahkan secara khusus kepada kedua orang tuanya, yang ia sebut sebagai pilar kekuatan di balik kesuksesannya.
Kisah Teodora, perempuan berusia 25 tahun asal Yogyakarta, adalah inspirasi tentang bangkit dari keterpurukan. Setelah mengalami kecelakaan mobil pada 2017 yang mengakibatkan kelumpuhan dari pinggang ke bawah, ia menemukan jalan baru berkat dukungan tak tergoyahkan dari keluarganya. Teodora menceritakan, orang tuanya selalu menanamkan kepercayaan diri dan menyarankannya untuk tampil tanpa beban di setiap pertandingan, menganggapnya sebagai arena "unjuk gigi" setelah latihan keras. Dari seseorang yang sempat kehilangan arah dan hanya menjadi penonton di APG Solo 2022, panahan kini telah mengantarkannya menjadi atlet berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia.
Dalam laga final nomor individual compound open women's, Teodora menunjukkan mental juara dengan mengungguli lawan tangguh dari Singapura, Nur Syahidah Binte Alim, dengan total skor 142 berbanding 138. Kemenangan gemilang ini bukan hanya sekadar torehan medali, namun juga menjadi simbol kebangkitan dan bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi. Setelah sukses mengukir sejarah di APG 2025, Teodora kini mematok target selanjutnya: mempersiapkan diri menghadapi Asian Para Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.