Semarang Terancam Banjir Lebih Parah: Sedimentasi Sungai Capai Level Kritis!
Kondisi mengkhawatirkan menyelimuti sejumlah sungai besar di Semarang, Jawa Tengah. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan bahwa tingkat sedimentasi di sungai-sungai vital seperti Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur telah mencapai level kritis. Penumpukan endapan tanah dan material lainnya ini secara signifikan mengurangi daya tampung air sungai, yang berpotensi meningkatkan risiko banjir di kota tersebut, sebuah ancaman yang selalu menghantui warga Semarang setiap musim hujan tiba.
Menurut keterangan dari BBWS Pemali Juana, kondisi sedimentasi yang parah ini secara langsung menggerus kapasitas sungai dalam menampung aliran air, menjadikannya kurang efektif sebagai pengendali banjir. Untuk mengatasi ancaman serius ini, BBWS Pemali Juana telah merencanakan sejumlah langkah strategis. Solusi yang diusulkan meliputi pengerukan sedimen secara intensif dari dasar sungai, penambahan daerah tangkapan air, upaya konservasi di wilayah hulu sungai, serta program penghijauan yang masif di sekitar bantaran sungai. Salah satu upaya penanganan, yakni pengerukan, bahkan telah terlihat dilakukan di Sungai Banjir Kanal Timur pada Sabtu (24/1/2026), di mana alat berat dikerahkan untuk mengangkat endapan tanah.
Ancaman sedimentasi yang melumpuhkan daya dukung sungai ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat Semarang, mengingat kota ini telah berulang kali menghadapi banjir yang melumpuhkan aktivitas dan menyebabkan kerugian besar. Dengan berkurangnya kemampuan sungai untuk menampung air, risiko genangan yang lebih parah dan meluas akan semakin besar. Oleh karena itu, penanganan sedimentasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan mencegah pembuangan sampah sembarangan, yang merupakan salah satu pemicu utama penumpukan sedimen dan memperparah masalah ini.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.