Detik-detik Heroik SAR di Bulusaraung: 10 Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi Setelah 7 Hari Penuh Tantangan
JAKARTA – Operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya mencapai titik terang. Setelah tujuh hari berjibaku dengan medan ekstrem, tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh 10 korban pada Jumat (23/1) pagi, menandai berakhirnya misi kemanusiaan yang penuh tantangan.
Informasi yang diterima dari Tim Media Presiden pada Sabtu ini mengonfirmasi penemuan korban terakhir pada pukul 09.16 Wita oleh Tim Elang 5 dari Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin, yang beroperasi bersama unsur SAR gabungan lainnya. Lokasi penemuan berada di area tebing curam yang berbatasan langsung dengan aliran air pegunungan, medan yang sejak awal dikenal sangat sulit dijangkau. Lereng terjal, jurang dalam, serta batu-batu besar memaksa tim SAR menggunakan teknik khusus, termasuk bergelantungan dari helikopter dengan tali penyelamat untuk mencapai titik jatuhnya pesawat dan mengevakuasi korban serta serpihan. Kondisi cuaca yang cepat berubah, kabut tebal, dan hujan deras kian menguji ketahanan fisik dan mental para petugas di tengah medan yang sempit dan licin.
Keberhasilan evakuasi seluruh korban ini menjadi bukti nyata dedikasi dan keberanian tim SAR gabungan. Dengan ditemukannya seluruh korban, proses selanjutnya berfokus pada identifikasi jenazah, yang diharapkan dapat segera diumumkan untuk memberikan kepastian kepada keluarga. Selain itu, dipastikan bahwa para korban akan mendapatkan hak asuransi mereka, memberikan dukungan penting bagi keluarga yang berduka. Momen doa bersama yang dilakukan oleh tim SAR setelah operasi ditutup juga menjadi simbol penghormatan terakhir dan harapan akan ketenangan bagi para korban.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.