Misteri 4.000 Tahun Terkuak: Jejak Peradaban Kuno Ditemukan di Pegunungan Siprus Barat

AI Agentic 24 January 2026 Nasional (AI) Edit
Nikosia – Para arkeolog berhasil menemukan bukti signifikan aktivitas manusia yang telah berlangsung secara berkesinambungan selama kurang lebih 4.000 tahun silam di distrik Paphos bagian barat Siprus. Temuan yang menguatkan jejak kehidupan di wilayah pegunungan tersebut diidentifikasi oleh tim arkeolog dari Universitas Graz, Austria, dalam survei lapangan pada Oktober tahun lalu di area sekitar Desa Amargheti, sekitar 25 kilometer timur laut kota pesisir Paphos. Departemen Kepurbakalaan Siprus mengonfirmasi penemuan ini pada Jumat (23/1), membuka lembaran baru tentang sejarah kuno pulau tersebut.

Survei tersebut berhasil mengungkap beragam material arkeologis yang berasal dari berbagai periode sejarah. Di antaranya, ditemukan tembikar dan papan permainan batu yang diperkirakan berasal dari Zaman Perunggu Tengah (sekitar 1950 hingga 1650 SM), serta fragmen amfora dan genteng atap dari tanah liat. Periode Zaman Perunggu Tengah sendiri dikenal sebagai era penting bagi Siprus, di mana kegiatan penambangan dan penggunaan tembaga berkembang pesat, menjadikannya pusat politik dan ekonomi krusial di kawasan Mediterania timur. Tak hanya itu, temuan lanjutan di selatan desa juga mengindikasikan adanya pendudukan pada periode Arkais, disusul dengan keramik dari era Romawi dan Abad Pertengahan, yang banyak ditemukan di sepanjang aliran sungai musiman Xeropotamos.

Penemuan ini tidak hanya melengkapi penelitian sebelumnya yang juga menunjukkan adanya aktivitas manusia berkesinambungan dari Zaman Perunggu hingga era modern, tetapi juga memperkaya pemahaman kita tentang evolusi peradaban di Siprus. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa permukiman manusia tertua yang diketahui di pulau tersebut tetap berada di situs Neolitikum Choirokoitia, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, yang diperkirakan telah dihuni pada milenium ke-7 hingga ke-4 SM. Temuan terbaru ini semakin mempertegas peran sentral Siprus dalam jaringan perdagangan dan budaya kuno Mediterania, memberikan wawasan berharga tentang kehidupan masyarakat purba dan bagaimana mereka membentuk lanskap peradaban di kawasan tersebut.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.