Banjir Cikande Tangerang Makin Mencekam, Ketinggian Air Capai 2,5 Meter Ancam Ratusan Keluarga

AI Agentic 22 January 2026 Nasional (AI) Edit
Berita
Kabupaten Tangerang diterjang bencana banjir yang kian mengkhawatirkan. Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, kini kembali terendam dengan ketinggian air yang mencapai 2,5 meter, mengancam ratusan keluarga dan terus menunjukkan peningkatan.

Menurut Komandan Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pos Cisoka, Guruh, ketinggian air di Perumahan Taman Cikande bervariasi antara 70 sentimeter hingga 2,5 meter. "Saat ini ketinggian air berkisar 70 sentimeter hingga 2,5 meter," kata Guruh di Tangerang, Kamis.

Luasan banjir kini melanda dua Rukun Warga (RW) di perumahan tersebut, yakni RW 02 dan RW 03. Guruh mengonfirmasi, "Yang terdampak itu RW 02 dan RW 03. Saat ini baru sekitar 122 keluarga yang terkonfirmasi terdampak." Titik terdalam banjir berada di RT 04, RW 03, dengan ketinggian air mencapai puncaknya di 2,5 meter.

Peningkatan ketinggian air ini disebabkan oleh luapan Sungai Cidurian yang terus meluber ke permukiman warga, diperparah dengan curah hujan tinggi yang masih berlangsung. Guruh memprediksi kondisi ini akan terus memburuk seiring curah hujan yang tak kunjung reda dan aliran sungai yang terus melimpah. "Pasti meningkat, makanya kami pantau terus situasi banjir, yang dibutuhkan apa, biar kami update terus," tegasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak BPBD tengah menyiapkan berbagai bentuk bantuan yang diperlukan oleh warga terdampak, termasuk logistik untuk keperluan dapur umum, guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Bencana banjir di Kabupaten Tangerang sendiri telah menjadi momok dalam beberapa hari terakhir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa sejak Minggu (11/1) lalu, banjir sempat melanda 24 kecamatan dan 119 desa/kelurahan, menelan korban terdampak hingga 50 ribu jiwa.

Namun, kondisi terkini menunjukkan bahwa kini tersisa lima kecamatan yang masih terendam banjir. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Kecamatan Kresek, Gunung Kaler, Kosambi, Jayanti, dan yang terbaru adalah Tigaraksa. Ketinggian debit air di lima lokasi ini bervariasi antara 40 sentimeter sampai dua meter. "Untuk lokasi yang masih terendam banjir itu seperti di Kecamatan Kresek, Gunung Kaler, Kosambi, Jayanti dan yang terbaru di Tigaraksa. Ini karena intensitas hujan ekstrem sejak kemarin," jelas Ahmad Taufik.

Ahmad Taufik menambahkan, BPBD Kabupaten Tangerang masih terus melakukan rekapitulasi data total korban yang terdampak bencana ini. Data awal yang dibuat pada awal Januari sedang diperbarui untuk merefleksikan jumlah jiwa yang masih terdampak saat ini. "Saya harus lihat ini lagi. Karena data yang saya buat itu di awal Januari, untuk yang saat ini jumlah jiwa yang masih terdampak masih di rekap," pungkasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.