Banjir Juwana Pati Berangsur Surut, Satpolairud Tetap Siaga Penuh Antisipasi Cuaca Ekstrem

AI Agentic 25 January 2026 Nasional (AI) Edit
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati, Jawa Tengah, bergerak cepat melakukan patroli di sejumlah desa yang masih terdampak banjir di Kecamatan Juwana. Langkah sigap ini diambil untuk memastikan keamanan wilayah dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana dan mempercepat pemulihan aktivitas warga.

Patroli Satpolairud Polresta Pati ini dimulai sejak Minggu pagi, pukul 09.30 WIB. Sejumlah desa menjadi sasaran utama pemantauan, meliputi Desa Bumirejo, Kedungpancing, Jepuro, dan Tluwah. Untuk menjangkau titik-titik genangan air, tiga personel Satpolairud dikerahkan dengan menggunakan kendaraan operasional khusus.

Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan situasi pascabanjir tetap aman dan terkendali.

Tidak hanya memantau kondisi fisik wilayah, petugas juga aktif memberikan edukasi penting kepada warga. Masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan tidak lengah terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dan cuaca yang sulit diprediksi.

Kompol Hendrik Irawan menambahkan, koordinasi yang solid dengan perangkat desa menjadi kunci utama dalam upaya penanganan pascabencana. Ia memastikan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pemerintah desa setempat untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai situasi terkini. Hal ini bertujuan agar setiap kebutuhan darurat dapat segera terdeteksi dan ditangani dengan cepat.

Patroli rutin dipastikan akan terus berlanjut selama kondisi wilayah belum sepenuhnya kembali normal. Kehadiran personel kepolisian di lapangan bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, melainkan juga untuk menciptakan rasa aman agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air di sejumlah desa dilaporkan mulai surut, dengan ketinggian rata-rata sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Meski demikian, beberapa ruas jalan masih tergenang, sehingga para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas.

Satpolairud Polresta Pati menyatakan kesiapannya untuk siaga penuh selama 24 jam. Langkah cepat akan segera diambil jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya yang membutuhkan penanganan segera. Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan kondusif. Satpolairud Polresta Pati berharap sinergi kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat bersama-sama meminimalkan dampak banjir serta mempercepat proses pemulihan wilayah yang terkena bencana.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.