Banjir Aceh Timur: Ketangguhan Santri Bukit Bata, Tetap Mengaji di Tengah Reruntuhan
Aceh Timur - Meskipun lumpur sisa banjir dan longsor masih menutupi sebagian wilayah, semangat belajar mengaji di Desa Bukit Bata, Kecamatan Pantee Bidari, Aceh Timur, tak padam. Pada Rabu, 28 Januari 2026, Relawan WIZ tiba di lokasi membawa bantuan berupa Al-Qur’an Nusantara dan Iqro, menyalurkan amanah bagi para santri yang terdampak bencana.
Kondisi di lapangan menunjukkan sarana ibadah dan tempat belajar dalam keadaan rusak parah akibat bencana. Namun, 50 santri di Rumah Qur’an Darul Aman tetap menunjukkan keteguhan hati. Mereka terlihat berbaris rapi, menanti giliran untuk memegang kitab suci baru, meskipun kegiatan mengaji harus dilakukan di tempat yang minim penerangan.
Salah seorang relawan WIZ mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini. "Kami ingin memulihkan semangat spiritual mereka," ujarnya. Kehadiran Al-Qur'an dan Iqro diharapkan dapat menjadi pendorong bagi para santri untuk terus menuntut ilmu agama, sekaligus mengembalikan rasa aman di tengah situasi darurat pasca-bencana.
Di tengah bau tanah longsor dan reruntuhan, lantunan ayat suci Al-Qur'an dan suara mengeja huruf hijaiyah tetap menggema dari Rumah Qur’an Darul Aman. Momen ini menjadi simbol ketangguhan masyarakat Aceh, khususnya para santri, yang memilih untuk tidak menyerah pada keadaan dan terus menyalakan cahaya iman melalui kegiatan mengaji.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
Ihsan Laidi
. Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.