Indonesia-Australia Kompak Tingkatkan Benteng Keamanan Regional, Hadapi Ancaman Lintas Batas!
Jakarta – Indonesia dan Australia sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang keamanan guna menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks dan berdampak pada stabilitas regional maupun global. Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan strategis antara Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago dengan Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke MP di Kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada Rabu, 28 Januari.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kepentingan vital bagi kedua negara dan memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas kawasan. Oleh karena itu, menurutnya, penguatan kerja sama semacam ini harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Dalam diskusi intensif tersebut, Djamari dan Tony Burke membahas sejumlah isu krusial. Pembahasan mencakup keamanan domestik dan regional, upaya kontra-terorisme, keamanan maritim, penanganan migrasi ilegal, penguatan keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal, serta memerangi kejahatan transnasional, termasuk peredaran gelap narkoba yang meresahkan.
Djamari juga menekankan komitmen kuat kedua negara untuk bahu-membahu mengatasi berbagai masalah lintas batas. Fokus kerja sama akan diperkuat dalam penanganan isu pelayaran, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan manusia, perdagangan narkoba, serta berbagai pelanggaran di ranah siber.
Senada dengan Djamari, Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke MP menyoroti peningkatan ancaman keamanan di tingkat global yang menuntut Indonesia dan Australia untuk terus memperdalam kerja sama. Ia mengakui bahwa upaya yang telah dilakukan sejauh ini sudah baik, namun belum cukup. Tony Burke menggarisbawahi perlunya langkah-langkah konkret yang lebih banyak untuk memastikan keamanan masyarakat di kedua negara.
Pertemuan penting ini diakhiri dengan adopsi Joint Communique. Dokumen tersebut merangkum seluruh hasil pembahasan serta rencana tindak lanjut yang konkret untuk memperkuat kerja sama keamanan di masa mendatang. Baik Djamari maupun Tony Burke berharap bahwa pertemuan ini akan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Australia, serta berkontribusi pada terciptanya stabilitas keamanan di kawasan.
Secara garis besar, pertemuan antara Menko Polkam Djamari Chaniago dan Mendagri Australia Tony Burke MP menandai komitmen serius kedua negara untuk mengukuhkan kerja sama keamanan dalam menghadapi berbagai tantangan global dan regional. Mereka sepakat untuk meningkatkan kolaborasi di berbagai sektor krusial, mulai dari kontra-terorisme, keamanan maritim dan siber, hingga penanganan kejahatan transnasional seperti penyelundupan narkoba dan migrasi ilegal. Bagi masyarakat, penguatan kerja sama ini membawa dampak positif berupa peningkatan rasa aman dari ancaman terorisme, kejahatan lintas batas, serta perlindungan yang lebih baik terhadap ruang siber. Stabilitas keamanan regional yang tercipta dari kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung iklim investasi dan pariwisata, yang pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan ekonomi warga.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.