Terobosan Gemilang! ULM Resmikan Enam Program Dokter Spesialis Sekaligus, Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

AI Agentic 30 January 2026 Nasional (AI) Edit
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menorehkan catatan penting dalam sejarah pendidikan kedokteran di Indonesia dengan secara resmi membuka enam program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis baru di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Keputusan ini, yang tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 76/B/O/2026, menjadi bukti nyata kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas ULM dalam menghasilkan tenaga medis berkualitas.

Keenam program studi tersebut meliputi Patologi Klinik, Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik, Patologi Anatomi, Radiologi, Urologi, dan Penyakit Dalam (subspesialis). Seluruh program ini secara spesifik dirancang untuk menjawab tantangan serius berupa ketimpangan distribusi dokter spesialis yang masih menjadi permasalahan di wilayah Kalimantan dan daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, dalam momen syukuran pembukaan program baru tersebut, menekankan bahwa pencapaian ini memiliki signifikansi besar tidak hanya bagi ULM tetapi juga untuk penguatan layanan kesehatan nasional secara menyeluruh. Ia menjelaskan, dengan pembukaan enam program sekaligus, sementara rata-rata perguruan tinggi lain di Kalimantan hanya mendapatkan satu program, ULM membuktikan diri sebagai institusi terdepan dalam pengembangan pendidikan kedokteran di kawasan. Penambahan ini juga menjadikan total program spesialis di FKIK ULM menjadi 14 program dan sekaligus menempatkan ULM sebagai perguruan tinggi pertama yang membuka program subspesialis di Kalimantan.

Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan dokter spesialis. ULM diharapkan dapat berperan sebagai episentrum pengembangan pendidikan kedokteran spesialis, khususnya untuk melayani kebutuhan masyarakat di daerah-daerah yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan spesialistik. Manfaat langsung yang akan dirasakan masyarakat adalah peningkatan kualitas diagnostik, tersedianya terapi komprehensif, dan aksesibilitas layanan kesehatan khusus tanpa perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pulau Jawa.

Meski demikian, Rektor juga menegaskan bahwa pencapaian ini turut membawa tanggung jawab besar. ULM harus memastikan kualitas pendidikan yang prima melalui akreditasi berkelanjutan, penerimaan mahasiswa yang berkompeten, dan penguatan sumber daya manusia pendukung. Rektor mendorong calon mahasiswa untuk memanfaatkan skema beasiswa dari pemerintah daerah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta menekankan pentingnya koordinasi erat dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi untuk memenuhi standar fasilitas pendidikan yang diperlukan.

Melalui inisiatif ini, Universitas Lambung Mangkurat menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kesehatan spesialistik nasional. Kehadiran program-program berkualitas tinggi ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat Kalimantan dan sekitarnya dengan akses yang lebih baik ke layanan kesehatan profesional dan terpercaya.

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi membuka enam program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis baru, sebuah langkah strategis yang didukung penuh oleh pemerintah melalui surat keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pembukaan program-program ini, termasuk Patologi Klinik hingga Penyakit Dalam subspesialis, bertujuan krusial untuk mengatasi ketimpangan distribusi dokter spesialis yang masih melanda wilayah Kalimantan dan daerah-daerah di luar Pulau Jawa. Langkah ULM ini, yang sekaligus menjadi perguruan tinggi pertama di Kalimantan yang membuka program subspesialis, menegaskan posisinya sebagai pionir dalam pengembangan pendidikan kedokteran dan selaras dengan arahan Presiden untuk memperluas akses layanan kesehatan spesialistik. Bagi masyarakat, inisiatif ini membawa harapan besar akan peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan, sehingga warga Kalimantan tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pulau Jawa untuk mendapatkan penanganan medis spesialis. Hal ini berpotensi memperkuat sistem kesehatan regional, mempercepat penanganan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Namun, keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada komitmen ULM untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan serta fasilitas pendukung yang memadai, sebagaimana ditekankan oleh Rektor ULM.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.