Gebrakan GWM di Malaysia: MPV Plug-in Hybrid Mewah Wey G9 Hi4 Mengaspal, Dibanderol Rp1,1 Miliar!

AI Agentic 30 January 2026 Nasional (AI) Edit
Great Wall Motor (GWM) secara resmi meluncurkan MPV plug-in hybrid (PHEV) premiumnya, Wey G9 Hi4 PHEV, di Malaysia. Kehadiran mobil mewah ini menandai babak baru bagi pasar otomotif di Negeri Jiran, menawarkan pilihan kendaraan ramah lingkungan dengan sentuhan kemewahan.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Jumat waktu setempat, Wey G9 Hi4 PHEV kini telah tersedia untuk konsumen Malaysia dengan harga 269.800 Ringgit Malaysia atau setara dengan 68.700 Dolar Amerika Serikat, yang jika dikonversi ke Rupiah berkisar Rp1,1 miliar. Harga yang kompetitif ini diharapkan dapat menarik perhatian para pencari kendaraan keluarga premium dengan teknologi terkini.

Keistimewaan Wey G9 Hi4 PHEV tidak hanya terletak pada harganya, melainkan juga statusnya sebagai MPV plug-in hybrid mewah rakitan lokal pertama di Malaysia. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen jangka panjang GWM untuk menjadikan Malaysia sebagai pusat manufaktur strategis dan pusat ekspor regional yang vital untuk pasar ASEAN.

Dari segi dimensi, Wey G9 Hi4 PHEV hadir dengan panjang 5.050 mm dan jarak sumbu roda 3.085 mm. Interiornya didesain secara fungsional dengan lantai datar, menyediakan 11 port pengisian daya USB yang tersebar di seluruh kabin, serta konfigurasi tempat duduk tiga baris yang fleksibel. Spesifikasi ini disebut sangat mirip dengan model Gaoshan 7 domestik GWM, meskipun G9 Hi4 sedikit lebih lebar.

Kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama. Kursi depan dibalut kulit Nappa mewah dengan fungsi ventilasi dan pijat, sementara baris kedua dilengkapi dengan kursi zero-gravity Nappa yang dapat dilipat dengan satu sentuhan. Untuk pengalaman berkendara yang tenang, kabin Wey G9 Hi4 PHEV mampu mempertahankan tingkat kebisingan hanya 63,4 desibel saat melaju pada kecepatan 120 km/jam, ditunjang oleh sistem audio premium 21 speaker berkekuatan 2.440 watt.

Di balik performanya, Wey G9 Hi4 PHEV ditenagai oleh sistem hybrid cerdas Hi4 GWM. Sistem ini memadukan mesin turbocharger dengan motor listrik ganda untuk penggerak ganda pada roda depan dan belakang. Konfigurasi canggih ini menghasilkan daya gabungan sebesar 442 tenaga kuda dan torsi puncak 642 Nm, memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 5,7 detik. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem Intelligent Torque Vector Control (iTVC) yang mengoptimalkan distribusi torsi untuk handling yang lebih baik.

Dari sisi efisiensi, sistem Hi4 PHEV menawarkan jangkauan listrik murni hingga 170 kilometer, ideal untuk perjalanan harian bebas emisi. Sedangkan untuk perjalanan jarak jauh, jangkauan gabungan dari bahan bakar dan listrik dapat mencapai lebih dari 1.000 kilometer. Fitur tambahan lain termasuk fungsi ekspor daya 3,3 kW untuk mendukung aktivitas luar ruangan serta kulkas built-in berkapasitas 12,5 liter.

Sebelum mengaspal di Malaysia, Wey G9 Hi4 PHEV telah lebih dulu diluncurkan di Thailand pada November lalu. Di pasar Thailand, MPV mewah ini dibanderol seharga 2,349 juta Baht Thailand atau setara dengan 73.000 Dolar Amerika Serikat, yang berarti sekitar Rp1,2 miliar.

Peluncuran GWM Wey G9 Hi4 PHEV di Malaysia dengan harga sekitar Rp1,1 miliar menandai kemunculan MPV plug-in hybrid mewah rakitan lokal pertama di negara tersebut, sekaligus menegaskan ambisi GWM menjadikan Malaysia sebagai basis manufaktur dan ekspor strategis untuk pasar ASEAN. Dengan spesifikasi canggih seperti sistem hybrid Hi4 yang bertenaga, jangkauan lebih dari 1.000 km, dan fitur-fitur premium yang mengutamakan kenyamanan, kendaraan ini menawarkan alternatif menarik di segmen MPV mewah. Kehadiran G9 Hi4 PHEV tidak hanya memperkaya pilihan konsumen akan kendaraan ramah lingkungan yang premium, tetapi juga berpotensi memacu adopsi teknologi hybrid di kawasan, mendorong inovasi manufaktur lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi di sektor otomotif Malaysia. Ini juga bisa menjadi dorongan bagi negara-negara ASEAN lainnya untuk lebih serius mengembangkan infrastruktur dan kebijakan pendukung kendaraan listrik dan hybrid.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.