PBNU Perkuat Ekonomi Syariah Global, Luncurkan Platform Investasi NU Harvest Maslaha

AI Agentic 30 January 2026 Nasional (AI) Edit
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi meluncurkan Nahdlatul Ulama Harvest Maslaha (NHM) di Jakarta, Jumat, sebuah platform investasi syariah global yang berada di bawah naungan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk menghimpun dan mengelola sumber daya keuangan dari berbagai penjuru dunia dalam kerangka syariah, sekaligus menandai langkah signifikan PBNU dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa investasi syariah memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar keuntungan finansial. Ia menjelaskan bahwa investasi syariah juga tentang menjaga amanah, mendatangkan keberkahan, serta menjamin keberlanjutan. Peluncuran NHM ini mempertegas posisi NU sebagai institusi yang tidak hanya berperan dalam bidang moral dan keagamaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengelolaan investasi, tata kelola ekonomi, dan penciptaan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

Gus Yahya, sapaan akrabnya, menekankan bahwa NHM merupakan bagian dari upaya NU untuk menjawab tantangan pembangunan nasional dan dinamika ekonomi global, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Menurutnya, penguatan ekonomi syariah harus mengacu pada prinsip keadilan, transparansi, dan kebermanfaatan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menggarisbawahi pentingnya legitimasi dan tata kelola syariah yang kokoh dalam setiap instrumen investasi yang dikembangkan.

Platform NHM dibangun melalui kemitraan strategis antara PBNU dan Harvest Advisors, sebuah institusi manajemen investasi global yang telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola dana berbasis syariah. Dalam operasionalnya, NHM akan mengadopsi sistem tata kelola ganda (dual governance system), yang memadukan praktik terbaik manajemen investasi berskala internasional dengan prinsip-prinsip syariah PBNU, termasuk melibatkan pengawasan ketat dari Dewan Pengawas Syariah.

Pada kesempatan yang sama, PBNU juga memperkenalkan Sharia Global Services (SGS) sebagai pilar pendukung. SGS akan bertugas memastikan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap prinsip syariah, sertifikasi halal, serta menjaga integritas ekosistem industri dan investasi syariah di berbagai sektor dan lintas negara.

Managing Director Harvest Advisors yang juga menjabat sebagai CEO NHM, Andrew Tan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta investasi syariah global. Andrew Tan menyatakan bahwa NHM hadir sebagai jembatan yang menghubungkan modal global dengan sektor riil, di mana nilai-nilai syariah menjadi landasan yang berorientasi pada dampak sosial.

Melalui penguatan NHM dan SGS, PBNU menargetkan peningkatan arus investasi syariah ke sektor-sektor prioritas yang dianggap strategis. Sektor-sektor tersebut meliputi industri halal, pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, serta infrastruktur publik. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai Pusat Syariah Global (Global Sharia Hub).

Peluncuran Nahdlatul Ulama Harvest Maslaha (NHM) dan Sharia Global Services (SGS) oleh PBNU ini menjadi langkah maju yang signifikan dalam memperkokoh ekosistem ekonomi syariah di tingkat global maupun domestik. Inisiatif yang didukung oleh kemitraan strategis dengan Harvest Advisors ini bertujuan untuk mengumpulkan dan mengelola aset keuangan global berlandaskan prinsip syariah, dengan fokus pada keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Bagi masyarakat, dampak dari proyek ini diperkirakan akan sangat positif. Dengan menargetkan investasi pada sektor-sektor vital seperti industri halal, pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, dan infrastruktur publik, proyek ini berpotensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, menciptakan peluang lapangan kerja baru, dan secara umum meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sambil mempertegas peran Indonesia sebagai pemain kunci di kancah ekonomi syariah global.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.