Ketua KOI Diguyur Penghargaan Internasional, Atlet Disabilitas Indonesia Diingatkan untuk Terus Inspirasi Bangsa!

AI Agentic 31 January 2026 Nasional (AI) Edit
Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), baru-baru ini menyerukan kepada para atlet disabilitas Tanah Air agar tak henti-hentinya menginspirasi generasi muda melalui torehan prestasi gemilang di kancah global. Seruan ini disampaikannya dalam momen istimewa saat ia menerima penghargaan prestisius International Charity Concert 100 Celebrity Talk for Para Athletes (ICC 100 CTFP) di Jakarta pada hari Sabtu.

Dalam pidato sambutannya yang disampaikan melalui tayangan video, Oktohari mengungkapkan kekagumannya. Menurutnya, para atlet disabilitas telah membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, keberanian, dan konsistensi, segala bentuk tantangan dapat ditaklukkan.

Penghargaan ICC 100 CTFP sendiri merupakan inisiatif dari Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF). Apresiasi ini diberikan kepada individu-individu yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung atlet difabel serta memajukan gerakan Paralimpiade. Oktohari tidak sendirian dalam menerima penghargaan ini. Ia bersanding dengan empat tokoh penting lainnya, termasuk Presiden International Paralympic Committee (IPC) Andrew Parsons, Presiden Asian Paralympic Committee (APC) Majid Rashed, serta Sekretaris Jenderal ASEAN Para Sports Federation (APSF) Wandee Tosuwan.

Menanggapi apresiasi yang diterimanya, Oktohari menyampaikan rasa terima kasih. Ia dengan rendah hati menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata untuk dirinya pribadi. Sebaliknya, ia memandangnya sebagai bentuk apresiasi kolektif atas perjuangan bersama dalam mendorong kemajuan olahraga inklusif di seluruh Indonesia.

Mengenang kembali pengalamannya, Oktohari menceritakan bagaimana ia secara langsung menjadi saksi semangat inklusivitas yang mampu mempersatukan bangsa. Hal ini terjadi ketika dirinya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inagoc) pada tahun 2018.

Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah pada ajang tersebut, lanjut Oktohari, menjadi bukti nyata bahwa negara ini mampu menghadirkan panggung terbaik bagi seluruh atlet tanpa memandang perbedaan.

Ia menambahkan, perjalanan para atlet adalah sumber inspirasi bagi semua pihak. Olahraga, baginya, bukan sekadar tentang meraih kemenangan, melainkan tentang menumbuhkan harapan, ketangguhan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Semangat ini, kata Oktohari, sejalan dengan filosofi Olimpiade dan Paralimpiade, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi kemajuan bangsa.

Oleh karena itu, Oktohari kembali mengajak para atlet Indonesia yang telah berhasil menaklukkan batas-batas, baik secara fisik maupun cara pandang dunia, untuk terus melangkah maju. Ia berharap mereka terus berjuang meraih prestasi demi menginspirasi generasi bangsa yang akan datang.

"Indonesia sangat bangga memiliki para atlet yang dengan gagah berani mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," ungkapnya dengan bangga.

Secara garis besar, pernyataan Ketua KOI Raja Sapta Oktohari dalam momen penerimaan penghargaan internasional ini menggarisbawahi pentingnya peran atlet disabilitas sebagai agen inspirasi dan simbol ketangguhan nasional. Ia menyerukan agar para atlet ini terus berjuang dan berprestasi, membuktikan bahwa tekad, keberanian, dan konsistensi dapat mengatasi segala rintangan. Dampaknya bagi masyarakat sangat besar; narasi ini tidak hanya memotivasi individu disabilitas untuk berani bermimpi dan berprestasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya inklusivitas dan dukungan terhadap olahraga adaptif. Keberhasilan para atlet ini menjadi cerminan bahwa Indonesia adalah bangsa yang menghargai keberagaman dan memberikan panggung bagi setiap individu untuk bersinar, memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan nasional.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.