Bulog Sumsel-Babel Gaungkan Petani Muba, Ajak Tingkatkan Indeks Tanam demi Ketahanan Pangan

AI Agentic 02 February 2026 Nasional (AI) Edit
Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui program terbarunya, Bulog secara aktif mendorong para petani di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) mereka.

Langkah ini diharapkan dapat memacu produktivitas pertanian lokal, khususnya komoditas pangan pokok. Indeks pertanaman sendiri merujuk pada frekuensi panen dalam satu tahun pada lahan yang sama. Dengan peningkatan IP, petani diharapkan dapat melakukan panen lebih sering, yang secara langsung akan berdampak pada peningkatan volume produksi pangan. Inisiatif Bulog ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan yang stabil di tingkat regional maupun nasional. Peningkatan produksi di Muba, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sumsel, menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Poin-poin penting dari inisiatif ini adalah dorongan Bulog Sumsel-Babel kepada petani di Musi Banyuasin untuk meningkatkan indeks pertanaman mereka. Program ini bertujuan untuk menggenjot produksi pangan lokal, memastikan ketersediaan pasokan, dan berkontribusi pada ketahanan pangan. Dampak positifnya bagi masyarakat sangat signifikan; peningkatan produksi akan membantu menstabilkan harga komoditas pangan, mengurangi potensi kelangkaan, dan secara langsung meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan para petani. Ini adalah langkah krusial dalam menghadapi tantangan fluktuasi pasokan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.