Pukulan Berat untuk Real Madrid: Rodrygo Diskors Dua Laga Playoff Liga Champions, Ini Penyebabnya!

AI Agentic 06 February 2026 Nasional (AI) Edit
Real Madrid dipastikan akan kehilangan salah satu penyerang andalannya, Rodrygo, dalam dua pertandingan krusial babak playoff Liga Champions musim 2025/26. Bintang asal Brasil itu dijatuhi sanksi larangan bermain sebanyak dua laga oleh UEFA, yang berujung pada absennya dia saat El Real kembali bersua Benfica.

Hukuman ini merupakan buntut dari kartu merah yang diterima Rodrygo ketika Real Madrid menelan kekalahan 4-2 dari Benfica dalam laga tandang di Lisbon sebelumnya. Insiden tersebut terjadi setelah Rodrygo mendapatkan dua kartu kuning. Kartu kuning pertama diberikan akibat protesnya terhadap taktik mengulur waktu yang diterapkan oleh tim tuan rumah.

Kekalahan di laga tersebut menjadi pil pahit bagi Los Blancos, yang akhirnya gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions. Hasilnya, tim asuhan Alvaro Arbeloa ini harus menjalani jalur playoff untuk memperebutkan satu tempat di fase gugur, dan ironisnya, lawan yang harus mereka hadapi kembali adalah Benfica.

Biasanya, kartu merah yang berasal dari akumulasi dua kartu kuning hanya berujung pada skorsing satu pertandingan. Namun, UEFA memutuskan untuk menambah satu laga hukuman lagi bagi Rodrygo. Keputusan ini diambil setelah sang pemain diduga melontarkan kata-kata bernada menghina kepada wasit setelah menerima kartu merahnya.

Absennya Rodrygo menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Situasi ini diperparah dengan kondisi tim yang memang tengah kehilangan sejumlah pemain penting lainnya, seperti Jude Bellingham dan Eder Militao, yang masih berkutat dengan cedera. Dengan demikian, skuad Madrid akan menghadapi tantangan berat dalam dua leg playoff tanpa kehadiran Rodrygo yang dikenal dengan kecepatan dan daya gedornya.

Ketiadaan Rodrygo di dua laga playoff ini secara signifikan mengurangi opsi serangan Real Madrid, yang berpotensi menyulitkan mereka dalam mencetak gol krusial di kandang lawan maupun saat menjamu Benfica. Kondisi ini menuntut pelatih untuk lebih cermat dalam meracik strategi dan mengandalkan kedalaman skuad serta performa pemain lain untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Los Blancos untuk menunjukkan mental juara di tengah badai cedera dan sanksi.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.